JOURNALRAKYAT.COM, SIGI – Pemerintah Kabupaten Sigi melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan terus berupaya memperkuat budaya literasi dengan meningkatkan kualitas layanan perpustakaan daerah. Salah satu langkah yang tengah dipersiapkan adalah mengusulkan pembangunan gedung layanan perpustakaan yang lebih representatif kepada Perpustakaan Nasional Republik Indonesia.
Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sigi, Mohamad Tahir, mengatakan pembangunan gedung tersebut menjadi kebutuhan penting untuk mendukung peningkatan pelayanan kepada masyarakat sekaligus menjadi sarana pengembangan sumber daya manusia (SDM) di Kabupaten Sigi.
“Mudah-mudahan di tahun 2026 dan tahun 2027 kami bersama-sama menyampaikan kepada pemerintah daerah untuk membantu kami dalam pembangunan gedung layanan perpustakaan daerah,” ujarnya.
Menurut Tahir, pihaknya optimistis pembangunan gedung layanan perpustakaan dapat direalisasikan pada 2027 apabila usulan tersebut mendapat dukungan dari pemerintah daerah maupun Perpustakaan Nasional.
Ia menjelaskan, usulan pembangunan akan kembali diajukan pada tahun ini kepada Perpustakaan Nasional sebagai bentuk komitmen menghadirkan fasilitas literasi yang lebih memadai bagi masyarakat.
“Alhamdulillah kami sudah dapat ini di tahun ini, karena akan mengusulkan lagi di tahun 2026 ini ke Perpustakaan Nasional. Insyaallah di 2027 akan dibangun gedung layanan untuk pengembangan sumber daya manusia yang lebih baik,” katanya.
Tak hanya berfokus pada pembangunan fisik, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sigi juga berharap dukungan pemerintah daerah dalam peningkatan sarana dan prasarana perpustakaan serta penguatan anggaran untuk berbagai program literasi yang menyasar masyarakat.
Menurut Tahir, perpustakaan bukan sekadar tempat menyimpan koleksi buku, tetapi menjadi ruang belajar yang mampu melahirkan masyarakat yang berpengetahuan, kreatif, dan berdaya saing.
“Kami berharap kepada pemerintah daerah untuk lebih meningkatkan dan mendorong Dinas Perpustakaan dan Kearsipan. Karena Dinas Perpustakaan ini salah satu bagian dalam pengembangan sumber daya manusia,” katanya.
Ia menambahkan, keberadaan gedung layanan perpustakaan yang representatif nantinya diharapkan menjadi pusat aktivitas literasi masyarakat, khususnya bagi kalangan pelajar dan generasi muda. Dengan fasilitas yang lebih nyaman dan modern, masyarakat akan memiliki ruang untuk membaca, belajar, berdiskusi, hingga mengembangkan berbagai keterampilan.
Di akhir penyampaiannya, Mohamad Tahir mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, agar mulai membiasakan diri membaca setiap hari. Menurutnya, budaya membaca tidak harus dilakukan dalam waktu lama, namun yang terpenting adalah konsistensi.
“Walaupun hanya 15 menit atau 30 menit membaca, kita harus banyak membaca. Membaca, menulis, dan terus membaca,” pesannya.
Melalui rencana pembangunan gedung layanan perpustakaan ini, Pemerintah Kabupaten Sigi berharap ekosistem literasi terus tumbuh sehingga mampu mencetak generasi yang cerdas, kritis, dan siap menghadapi tantangan pembangunan di masa depan. (***)






