JOURNALRAKYAT.COM, SIGI – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sigi menggelar pembekalan bagi peserta Lomba Resensi Buku Tingkat SMP/MTs sederajat se-Kabupaten Sigi Tahun 2026 sebagai upaya memperkuat budaya literasi di kalangan pelajar. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Auditorium Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Sulawesi Tengah, Desa Maku, Kecamatan Dolo, Kamis (30/7/2026).
Pembekalan ini menjadi tahapan penting sebelum para peserta mengikuti kompetisi resensi buku yang diselenggarakan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sigi. Selain meningkatkan kemampuan menulis, kegiatan ini juga diharapkan mampu membangun kebiasaan membaca serta melatih daya pikir kritis para pelajar.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sigi, Imron Noor, S.Sos. Sementara laporan panitia disampaikan Kepala Bidang Perpustakaan, David Bagia.
Dalam laporannya, David Bagia mengatakan pembekalan dan lomba resensi buku merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan budaya literasi masyarakat, khususnya di kalangan generasi muda.
Menurutnya, kegiatan tersebut dirancang untuk menumbuhkan minat baca secara kritis sekaligus mengasah kemampuan pelajar dalam memahami, menganalisis, dan mengulas isi buku melalui sebuah karya resensi yang berkualitas.
“Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kegemaran membaca pelajar SMP/MTs sederajat, mendorong pemanfaatan koleksi perpustakaan yang ada di sekitar pelajar, serta melatih kemampuan literasi dan kreativitas dalam mengolah kembali informasi dan pengetahuan dari bahan bacaan,” ujar David.
Ia menjelaskan, para peserta juga diarahkan menghasilkan karya resensi yang bermutu, inspiratif, dan bermanfaat bagi masyarakat. Bahkan, mereka didorong untuk mengangkat buku maupun karya yang memuat nilai-nilai budaya serta kearifan lokal Kabupaten Sigi sebagai bagian dari upaya melestarikan identitas daerah melalui literasi.
Selama pembekalan, peserta memperoleh materi dari akademisi dan pegiat literasi yang membahas teknik membaca efektif, cara menganalisis isi buku, hingga menyusun resensi yang baik, objektif, dan menarik.
Melalui kegiatan ini, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sigi berharap para peserta memiliki bekal yang cukup untuk mengikuti lomba sekaligus menjadikan budaya membaca sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.
Tidak hanya berorientasi pada prestasi, kegiatan ini juga diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang gemar membaca, cerdas berliterasi, berpikir kritis, serta mampu menuangkan ide dan gagasan melalui karya tulis yang berkualitas. Dengan demikian, budaya literasi di Kabupaten Sigi diharapkan terus tumbuh dan menjadi fondasi dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul di masa depan. (*)






