JOURNALRAKYAT.COM, SIGI – Festival Danau Lindu kembali digelar meriah di Desa Tomado, Kecamatan Lindu, Kabupaten Sigi, Senin malam, 18 Juli 2025.
Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid hadir langsung membuka ajang budaya tahunan tersebut, disambut antusias oleh ribuan warga.
Namun yang menarik dalam pembukaan kali ini adalah penekanan Bupati Sigi, Mohamad Rizal Intjenae, bahwa Festival Danau Lindu bukan sekadar acara seremonial, melainkan bagian penting dari visi dan misi kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Samuel Yansen Pongi.
“Festival ini merupakan implementasi dari visi misi kami untuk menjadikan Sigi sebagai daerah maju berbasis pertanian dan pariwisata,” ujar Rizal dalam sambutannya.
Ia menuturkan, sejak menjabat sebagai Ketua DPRD Sigi, dirinya telah menjadikan Lindu sebagai pusat diskusi bersama para tokoh budaya untuk mengembangkan potensi lokal.
“Dari tahun 2009 festival ini telah digelar, dan malam ini terasa istimewa karena dilaksanakan saat perhatian pemerintah provinsi dan pusat mulai tertuju pada Lindu,” katanya.
Menurut Rizal, Danau Lindu memiliki kekuatan sebagai destinasi wisata berbasis budaya dan ekowisata. Ia pun menyampaikan terima kasih atas dukungan Gubernur dan Presiden yang telah mengalokasikan program cetak sawah seluas 2.000 hektar di sekitar danau.
“Ini bukan hanya tentang keindahan alam, tetapi bagaimana kekayaan budaya kita menjadi nilai jual wisata. Saya yakin, Danau Lindu bisa menjadi pundi-pundi ekonomi, baik untuk Provinsi Sulawesi Tengah maupun Kabupaten Sigi,” tegasnya.
Lebih lanjut, Bupati Rizal menekankan pentingnya kesiapan masyarakat dalam mendukung pariwisata. “Kalau Lindu mau jadi destinasi wisata, maka masyarakat harus siap. Keamanan, ketertiban, dan keramahan warga adalah modal utama,” ucapnya.
Kehadiran Gubernur Sulteng di festival ini, lanjutnya, menjadi angin segar. “Sejak festival ini digelar, baru kali ini Gubernur hadir langsung. Ini bukti nyata dukungan yang luar biasa,” tuturnya.
Tak hanya itu, Rizal menyambut positif rencana kolaborasi promosi pariwisata antara daerah dan kementerian. Ia berharap Festival Danau Lindu dapat dimasukkan sebagai destinasi unggulan dalam jaringan promosi nasional melalui maskapai penerbangan.
“Kita ingin, ketika pesawat melintas di langit Sulawesi Tengah, pramugari bisa menyebutkan bahwa kita sedang berada di atas Kabupaten Sigi daerah dengan keindahan dan budaya yang luar biasa,” kata Rizal, disambut tepuk tangan warga.
Turut hadir dalam pembukaan Festival Danau Lindu, Wakil Gubernur Reny A. Lamadjido, Ketua TP PKK Sulteng Sry Nirwanti Bahasoan, Wakil Bupati Sigi Samuel Yansen Pongi, Asdep Event Daerah Kemenparekraf Reza Pahlevi, Forkopimda, tokoh adat, dan masyarakat Lindu.
Festival ini juga dirangkaikan dengan penyerahan sertifikat Karisma Event Nusantara (KEN) dari Kemenparekraf. (Angel)






