46 Gerai Berdiri, Pembangunan Kopdes Merah Putih di Sigi Terus Dikebut

Kabid Koperasi dan UMKM Dinas Koperasi Kabupaten Sigi, Arifin, saat memberikan keterangan terkait progres pembangunan Kopdes Merah Putih. (Foto: Journalrakyat)

JOURNALRAKYAT.COM, SIGI – Pemerintah Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah (Sulteng), terus mempercepat pembangunan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih sebagai bagian dari penguatan ekonomi berbasis desa. Hingga saat ini, sebanyak 46 gerai telah berdiri dan tersebar di 13 kecamatan, dengan progres pembangunan yang bervariasi di setiap wilayah.

Kepala Bidang Koperasi dan UMKM Dinas Koperasi Kabupaten Sigi, Arifin, mengungkapkan bahwa dua desa telah menuntaskan pembangunan hingga 100 persen, yakni Desa Lolu di Kecamatan Sigi Biromaru dan Desa Maku di Kecamatan Dolo.

Bacaan Lainnya

“Dua desa sudah 100 persen pembangunannya, yakni Desa Lolu dan Maku,” ujar Arifin, Senin (30/3/2026).

Berdasarkan data portal KDKMP, sebagian besar lokasi pembangunan kini telah memasuki tahap konstruksi dengan capaian yang cukup signifikan. Meski demikian, masih terdapat sejumlah titik yang menghadapi kendala, terutama terkait kesiapan lahan dan administrasi.

Sebaran pembangunan mayoritas berada di kecamatan seperti Sigi Biromaru, Dolo, Dolo Barat, hingga Marawola. Di beberapa desa, progres pembangunan bahkan telah melampaui 15 persen, menunjukkan adanya percepatan pekerjaan di lapangan.

Di Kecamatan Sigi Biromaru, sejumlah titik tercatat telah memasuki tahap pembangunan dengan capaian yang bervariasi, mulai dari di bawah 5 persen hingga di atas 10 persen. Hal ini menandakan proses konstruksi sudah berjalan, meski belum merata.

Sementara itu, Kecamatan Dolo dan Dolo Selatan menunjukkan progres yang lebih menonjol. Beberapa titik di wilayah ini telah melampaui 20 persen, mencerminkan kesiapan infrastruktur yang lebih cepat dibandingkan wilayah lainnya.

Perkembangan signifikan juga terlihat di Kecamatan Marawola. Sejumlah desa mencatat progres pembangunan di atas 15 persen hingga mendekati 30 persen, menjadikannya salah satu wilayah dengan capaian tercepat dalam program tersebut.

Namun, tidak semua lokasi berjalan mulus. Sedikitnya enam desa masih menghadapi kendala serius, yakni Desa Tongoa, Anca, Luku, Karawana, Pulu, dan Padende.

“Kendalanya beragam, mulai dari ukuran lahan yang tidak sesuai ketentuan, kebutuhan cut and fill, kondisi lahan miring dan kurang strategis, hingga lokasi yang berada di dekat sungai,” jelas Arifin.

Ia menambahkan, beberapa titik bahkan masih memerlukan penyesuaian lahan sebelum pembangunan dapat dilanjutkan secara maksimal.

Secara keseluruhan, 46 gerai Kopdes Merah Putih tersebut tersebar di 13 kecamatan, meliputi Sigi Biromaru, Palolo, Gumbasa, Nokilalaki, Tanambulava, Lindu, Kulawi Selatan, Kulawi, Dolo, Dolo Barat, Dolo Selatan, Kinovaro, dan Marawola.

Pemerintah daerah terus melakukan pembaruan data progres setiap awal bulan guna memastikan seluruh tahapan pembangunan berjalan sesuai rencana.

Diketahui, total Koperasi Desa Merah Putih yang telah terbentuk dan berbadan hukum di Kabupaten Sigi mencapai 164 koperasi.

Pemerintah juga berharap percepatan pembangunan yang terus dilakukan saat ini dapat segera diikuti dengan optimalisasi pengelolaan koperasi, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat, khususnya pelaku UMKM sebagai penggerak utama ekonomi desa.

Dengan progres yang terus bergerak, pemerintah optimistis pembangunan Kopdes Merah Putih dapat rampung secara bertahap dan memberikan dampak nyata bagi penguatan ekonomi desa di Kabupaten Sigi. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *