Kepala Kemenag Sigi Imbau Jemaah Haji Jaga Kesehatan dan Fokus Ibadah: Kesempatan Sekali Seumur Hidup

Kepala Kemenag Sigi Imbau Jemaah Haji Jaga Kesehatan dan Fokus Ibadah: Kesempatan Sekali Seumur Hidup. (Foto:Angel/Journalrakyat.com)

JOURNALRAKYAT.COM, SIGI – Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sigi, H. Lutfi Yunus, memberikan sejumlah imbauan penting kepada para calon jemaah haji asal Sigi yang akan berangkat ke Tanah Suci, Mekkah.

Total 126 jemaah dari Kabupaten Sigi dipastikan berangkat menunaikan rukun Islam kelima pada musim haji 2025.

Bacaan Lainnya

Dalam keterangannya pada acara pelepasan jemaah yang digelar di Aula Kantor Bupati Sigi, Desa Bora, Kecamatan Sigi Kota, Jumat (16/5/2025), H. Lutfi Yunus menekankan pentingnya menjaga kesehatan, mengikuti aturan perjalanan, serta memanfaatkan momen haji ini untuk benar-benar fokus beribadah.

“Haji adalah kesempatan yang mungkin hanya datang sekali dalam seumur hidup. Gunakan waktu ini sebaik mungkin untuk memperbanyak doa, zikir, istigfar, dan mendekatkan diri kepada Allah SWT,” pesan Lutfi.

Ia juga menegaskan kepada seluruh jemaah agar tidak mengabaikan kondisi kesehatan. Cuaca dan lingkungan di Arab Saudi sangat berbeda dengan Indonesia, sehingga diperlukan kesiapan fisik yang prima.

“Jangan menunggu haus untuk minum. Di sana cuacanya sangat kering, jadi harus rajin minum air. Ini penting untuk mencegah dehidrasi,” ujarnya.

H. Lutfi menyampaikan bahwa dari 127 jemaah yang terdaftar dari Kabupaten Sigi, hanya 126 yang berangkat. Satu orang terpaksa menunda keberangkatan karena alasan kesehatan.

“Insyaallah yang belum bisa berangkat tahun ini karena sakit, akan diberangkatkan tahun depan. Untuk menggantikannya, kami telah siapkan jemaah cadangan yang sudah melunasi biaya,” ungkapnya.

Jemaah haji asal Sigi tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 11, dan sebagian lainnya masuk dalam kloter 12. Mereka dijadwalkan masuk Asrama Haji Transit Palu pada 20 Mei 2025 malam, dan berangkat ke embarkasi Balikpapan keesokan harinya.

Selain itu, Kepala Kemenag juga mengingatkan para jemaah untuk memperhatikan ketentuan penerbangan internasional terkait barang bawaan.

“Barang-barang cairan harus sesuai kapasitas yang diperbolehkan. Sementara untuk koper, maksimal beratnya 32 kilogram. Kami minta semua jemaah patuh agar proses keberangkatan lancar,” jelasnya.

Untuk jemaah lanjut usia (lansia), Lutfi memastikan pihaknya telah menyiapkan fasilitas dan perlakuan khusus, termasuk kursi roda dan petugas pendamping selama perjalanan hingga pelaksanaan ibadah.

“Kami ingin memastikan semua jemaah, termasuk yang lansia, bisa menunaikan ibadah dengan nyaman dan khusyuk. Pendamping akan selalu siap membantu,” tuturnya.

Di akhir pesannya, H. Lutfi kembali menegaskan pentingnya kedisiplinan dan kepatuhan terhadap arahan petugas haji.

“Jika ada petugas yang memberi instruksi, harap dipatuhi. Ini demi keselamatan dan kelancaran bersama,” pungkasnya. (Angel)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *