Padang Kuda Tolangko Disiapkan Jadi Ikon Wisata Baru Lindu, Dikenal dengan Hamparan Kuda dan Kerbau

Hamparan savana hijau yang dipenuhi kuda dan kerbau di Padang Kuda Tolangko, Desa Langko, Kecamatan Lindu, Kabupaten Sigi. Destinasi yang berjarak sekitar dua jam perjalanan dari Kota Palu ini kian viral dan diproyeksikan menjadi salah satu ikon wisata alam unggulan di kawasan Lindu. (Foto: Istimewa.)

JOURNALRAKYAT.COM, SIGI – Keindahan Padang Kuda Tolangko di Kecamatan Lindu, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, semakin menarik perhatian wisatawan. Destinasi yang berada di Desa Langko itu kini diproyeksikan menjadi salah satu ikon wisata alam unggulan di kawasan Lindu dan Sulawesi Tengah.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sigi, Jufrin, mengatakan pemerintah daerah terus memberikan dukungan terhadap pengembangan kawasan tersebut agar semakin dikenal sebagai tujuan wisata baru yang mampu menarik kunjungan wisatawan.

Bacaan Lainnya

Menurutnya, Padang Tolangko memiliki daya tarik yang berbeda dibandingkan destinasi wisata lainnya. Hamparan savana hijau yang luas, dipadukan dengan pemandangan kuda dan kerbau yang berkeliaran bebas, menciptakan panorama alam yang kini semakin sulit ditemukan.

“Salah satu yang lagi viral sekarang itu Padang Tolangko. Hamparan padangnya dipenuhi kuda dan kerbau. Di zaman sekarang, pemandangan seperti itu sudah cukup sulit ditemukan,” ujar Jufrin.


Ia menjelaskan, keberadaan Padang Tolangko menjadi bukti bahwa kawasan Lindu tidak hanya menawarkan pesona Danau Lindu, tetapi juga menyimpan banyak destinasi wisata alam lain yang layak dikunjungi.

Karena itu, Pemerintah Kabupaten Sigi mendorong agar wisatawan yang datang ke Lindu tidak hanya menikmati keindahan danau, tetapi juga menjelajahi berbagai objek wisata yang tersebar di wilayah tersebut.

“Pada prinsipnya pemerintah kabupaten mendukung agar Padang Tolangko bisa menjadi salah satu destinasi unggulan yang menjadi tujuan wisata masyarakat Sulawesi Tengah. Jadi bukan hanya melihat Danau Lindunya sendiri, tetapi Lindu harus dikenal dengan berbagai keindahan yang lain,” jelasnya.

Jufrin menambahkan, saat ini pengelolaan Padang Tolangko masih dilakukan oleh pemerintah desa bersama masyarakat setempat. Meski demikian, pemerintah daerah terus memberikan dukungan agar kawasan tersebut dapat berkembang menjadi destinasi wisata yang berkelanjutan dan memberikan manfaat ekonomi bagi warga.

Padang Kuda Tolangko berjarak sekitar 60 kilometer atau kurang lebih dua jam perjalanan dari Kota Palu. Lokasinya berada di Desa Langko, Kecamatan Lindu, yang merupakan salah satu pintu masuk menuju kawasan wisata Danau Lindu.

Belakangan, destinasi ini semakin viral di media sosial karena menyuguhkan panorama savana alami dengan latar pegunungan serta kawanan kuda yang bebas merumput. Pemandangan tersebut menjadikan Padang Tolangko sebagai salah satu spot favorit wisatawan untuk berfoto maupun menikmati suasana alam terbuka.

Untuk menikmati keindahan Padang Kuda Tolangko, pengunjung saat ini dikenakan tiket masuk sebesar Rp8.000 per orang.

Dengan semakin meningkatnya kunjungan wisatawan, Padang Tolangko diharapkan dapat menjadi magnet baru sektor pariwisata Kabupaten Sigi sekaligus memperkuat posisi Lindu sebagai salah satu destinasi wisata alam unggulan di Sulawesi Tengah. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *