Bangun Budaya Berkendara Aman, Honda dan KPID Sulteng Gelar Edukasi Safety Riding

Instruktur Safety Riding CV Anugerah Perdana Honda Region Sulawesi Tengah memberikan edukasi keselamatan berkendara kepada komisioner KPID Sulawesi Tengah, pegawai, mahasiswa magang, dan awak media dalam kampanye #Cari_Aman di Kantor KPID Sulteng, Rabu (22/7/2026). (Foto/Journalrakyat)

JOURNALRAKYAT.COM, SIGI – Komitmen membangun budaya tertib dan aman di jalan raya terus diperkuat Main Dealer CV Anugerah Perdana Honda Region Sulawesi Tengah. Bersama Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sulawesi Tengah, Honda kembali menggelar edukasi keselamatan berkendara (Safety Riding) melalui kampanye #Cari_Aman.

Kegiatan yang berlangsung di Kantor KPID Sulawesi Tengah, Jalan MT Haryono, Kelurahan Besusu Barat, Kecamatan Palu Timur, Rabu (22/7/2026), itu diikuti sekitar 20 peserta yang terdiri atas komisioner KPID, pegawai, mahasiswa magang, hingga insan media.

Tak sekadar memberikan teori, peserta dibekali pemahaman mengenai pentingnya menggunakan helm berstandar SNI, mengenakan perlengkapan berkendara yang lengkap, memastikan kondisi sepeda motor layak digunakan sebelum bepergian, menjaga jarak aman, menghindari penggunaan telepon genggam saat berkendara, hingga mematuhi aturan lalu lintas.

Suasana edukasi juga dibuat lebih interaktif melalui layanan servis motor gratis, riding experience menggunakan sepeda motor listrik Honda, serta pembagian oli dan helm bagi peserta yang beruntung.

Instruktur Safety Riding CV Anugerah Perdana, Yusman, mengatakan kegiatan tersebut merupakan kali kedua Honda bekerja sama dengan KPID Sulawesi Tengah dalam menyebarluaskan pentingnya budaya berkendara yang aman.

Menurutnya, materi yang disampaikan tahun ini telah diperbarui agar peserta memperoleh wawasan yang lebih luas dibandingkan pelaksanaan sebelumnya.

“Sebagian materi memang sudah pernah kami sampaikan pada kegiatan sebelumnya. Namun, kali ini kami menambahkan sejumlah materi baru agar peserta mendapatkan informasi yang lebih lengkap terkait keselamatan berkendara,” ujar Yusman.

Ia menjelaskan, edukasi keselamatan berkendara merupakan salah satu program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) Honda yang terus dijalankan karena menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Yusman menilai masih banyak pengendara yang sudah mampu mengoperasikan sepeda motor, tetapi belum memahami teknik berkendara yang aman sesuai standar keselamatan.

Karena itu, Honda terus mengampanyekan budaya #Cari_Aman kepada seluruh lapisan masyarakat tanpa membedakan merek kendaraan yang digunakan.

“Program ini tidak hanya ditujukan kepada pengguna sepeda motor Honda, tetapi kepada seluruh pengendara agar dapat berkendara dengan lebih aman dan nyaman,” katanya.

Sementara itu, Ketua KPID Sulawesi Tengah, Andi Kaimuddin, menyambut baik kolaborasi yang kembali terjalin antara Honda dan KPID. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi langkah strategis karena tidak hanya memberikan edukasi kepada peserta, tetapi juga memperluas penyebaran informasi melalui peran media dan lembaga penyiaran.

“Program seperti ini tentu sangat baik. Ini merupakan terobosan dari CV Anugerah Perdana yang menggandeng KPID serta melibatkan rekan-rekan media dan lembaga penyiaran dalam edukasi keselamatan berkendara,” ujarnya.

Ia berharap pengetahuan yang diperoleh peserta tidak berhenti di ruang pelatihan, melainkan diteruskan kepada masyarakat melalui berbagai platform informasi sehingga semakin banyak masyarakat yang memahami pentingnya keselamatan di jalan.

Andi juga mengapresiasi pengembangan materi yang dinilai lebih lengkap dibandingkan kegiatan sebelumnya. Menurutnya, penambahan berbagai materi baru membuat peserta memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai keselamatan berkendara.

Hal lain yang diapresiasi adalah pendekatan Honda yang tidak membatasi edukasi hanya bagi pengguna sepeda motor Honda, tetapi menyasar seluruh pengendara.

“Materi yang diberikan tidak hanya berfokus pada pengguna sepeda motor Honda, tetapi lebih kepada edukasi keselamatan berkendara secara umum. Jadi siapa pun pengendara sepeda motor dapat mengambil manfaat dari materi tersebut,” katanya.

Ke depan, Andi berharap kolaborasi antara Honda dan KPID Sulawesi Tengah dapat terus berlanjut dengan menjangkau lebih banyak kalangan, terutama para pengendara pemula dan pelajar tingkat SMA.

Menurutnya, menanamkan kesadaran mengenai keselamatan berkendara sejak dini menjadi langkah penting untuk membentuk budaya berlalu lintas yang lebih tertib sekaligus menekan angka kecelakaan di jalan raya. (***)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *