JOURNALRAKYAT.COM, SIGI – Pemerintah Kabupaten Sigi mengalokasikan anggaran sebesar Rp500 juta untuk pelaksanaan Festival Danau Lindu (FDL) tahun 2025.
Dana tersebut bersumber dari APBD dan dikelola langsung oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sigi sebagai pelaksana teknis kegiatan.
Ketua Panitia Festival Danau Lindu, Heru Murtanto, menegaskan bahwa anggaran telah disiapkan sejak awal dan tidak menjadi penyebab pengunduran jadwal festival.
“Anggarannya sudah ada, sekitar Rp500 juta. Jadi pengunduran jadwal sama sekali tidak terkait dengan persoalan dana,” kata Heru, Senin (30/6/2025).
Menurut Heru, penggunaan anggaran tetap berjalan sesuai rencana dan prosedur.
Ia juga menyebutkan bahwa dana tersebut dialokasikan untuk mendukung seluruh kebutuhan festival, mulai dari pengadaan panggung, sarana prasarana, hingga fasilitas penunjang seperti air bersih dan toilet umum.
“Anggaran itu melekat di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sigi. Kita pastikan semuanya digunakan secara maksimal untuk mendukung suksesnya Festival Danau Lindu,” ujarnya.
Terkait penundaan jadwal pelaksanaan, Heru menyebut faktor utama adalah kondisi teknis di lapangan, terutama akibat curah hujan yang tinggi dalam beberapa pekan terakhir.
Hal ini menyebabkan hambatan dalam mobilisasi peralatan serta persiapan fasilitas umum.
“Venue kegiatan sempat terhambat karena hujan deras, dan pasokan air bersih untuk toilet pengunjung juga masih dimaksimalkan. Jadi penundaan ke tanggal 18–20 Juli murni karena hal teknis,” jelasnya.
Ia juga menegaskan bahwa penundaan tersebut tidak ada kaitannya dengan somasi dari Hasan Bahasyuan Institute (HBI), yang sebelumnya menyatakan mundur dari keterlibatan dalam festival tersebut.
“Festival Danau Lindu adalah agenda resmi Pemda Sigi. Semua prosesnya berjalan sesuai mekanisme, dan kami tetap fokus pada kesiapan pelaksanaan,” tandasnya.
Festival Danau Lindu merupakan salah satu agenda pariwisata tahunan yang digagas untuk mempromosikan potensi budaya dan alam Kecamatan Lindu, sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat setempat. (Angel)






