Irwan Lapatta Rangkul Pengurus, SATRIA Sigi Siap Dibentuk

Langkah awal SATRIA di Sigi dimulai. Irwan Lapatta kumpulkan pengurus dalam suasana buka puasa bersama, Ade Nofiadi dipercaya memimpin. (Foto/Journalrakyat)

JOURNALRAKYAT.COM, SIGI – Ketua Satuan Relawan Indonesia Raya (SATRIA) Sulawesi Tengah (Sulteng), Mohamad Irwan Lapatta, mulai mempercepat proses pembentukan kepengurusan SATRIA di tingkat kabupaten dan kota. Salah satunya terlihat di Kabupaten Sigi, yang saat ini tengah dalam tahap penyusunan struktur organisasi.

Proses tersebut dirangkaikan dengan kegiatan buka puasa bersama yang digelar pada Selasa (17/3/2026) di kediamannya. Kegiatan itu dihadiri sejumlah calon pengurus dari berbagai kecamatan.

Bacaan Lainnya

“Alhamdulillah tadi sudah dilaksanakan buka puasa bersama dengan sebagian pengurus SATRIA. Yang hadir ada dari Kecamatan Dolo, Palolo, Biromaru, dan Marawola,” ujar Irwan.

Ia menyebutkan, meski baru sebagian yang hadir, seluruh kecamatan di Kabupaten Sigi telah masuk dalam draft susunan kepengurusan. Dari total sekitar 16 kecamatan, masih ada 12 kecamatan yang belum sempat hadir dalam pertemuan tersebut.

Irwan menegaskan, para pengurus yang tergabung merupakan orang-orang yang selama ini telah bersama dirinya dalam perjalanan politik dan pengabdian di Kabupaten Sigi.

“Alhamdulillah teman-teman semua bergabung dengan tulus dan ikhlas. Mereka ini sahabat-sahabat yang sudah bersama sejak awal, bahkan sejak saya menjabat sebagai Bupati Sigi hingga dua periode, dan jauh sebelum itu kita sudah membangun ruang-ruang kebersamaan,” jelasnya.

Terkait pembentukan kepengurusan SATRIA di tingkat provinsi dan kabupaten/kota, Irwan mengaku telah berkoordinasi langsung dengan pengurus pusat di Jakarta. Ia menyampaikan sejumlah usulan dan memastikan prosesnya terus berjalan.

“Insya Allah dalam waktu dekat SK SATRIA provinsi bisa segera disiapkan. Untuk kabupaten/kota yang sudah mulai menyusun di antaranya Sigi, Donggala, Parigi Moutong, Tojo Una-Una, dan Poso. Sementara Palu masih dalam proses,” ungkapnya.

Ia menargetkan dalam dua bulan ke depan seluruh kepengurusan SATRIA di kabupaten/kota di Sulawesi Tengah sudah terbentuk, sehingga struktur di tingkat provinsi dapat segera difinalisasi.

Irwan juga menegaskan posisi SATRIA sebagai organisasi sayap partai, bukan organisasi politik praktis.

“SATRIA ini bukan organisasi politik. Ini adalah sayap partai Gerindra, sama seperti organisasi lain di partai politik, misalnya Kosgoro di Golkar,” tegasnya.

Menurutnya, SATRIA memiliki dua fokus utama, yakni kegiatan sosial kebencanaan dan advokasi masyarakat. Dalam bidang kebencanaan, anggota SATRIA diharapkan hadir sebagai relawan ketika terjadi bencana. Sementara di bidang advokasi, SATRIA berperan membantu masyarakat kecil yang menghadapi persoalan hukum maupun sosial.

“Di ruang-ruang inilah teman-teman SATRIA hadir untuk membantu masyarakat kecil,” katanya.

Untuk kepengurusan di Kabupaten Sigi, disebutkan bahwa posisi ketua dipercayakan kepada Ade Nofiadi, dengan Taslim sebagai sekretaris.

Irwan berharap proses penyusunan kepengurusan ini dapat segera rampung dan dilanjutkan dengan pengusulan surat keputusan (SK) hingga pelantikan secara serentak di tingkat provinsi.

“Mudah-mudahan dalam waktu dekat ini bisa terselesaikan dan SK-nya segera diusulkan untuk ditetapkan, sehingga pelantikan bisa dilakukan bersama-sama se-Sulawesi Tengah,” harapnya.

Ia juga menambahkan, sebagian besar pengurus yang tergabung di SATRIA saat ini berasal dari latar belakang organisasi dan partai sebelumnya, termasuk Golkar, yang kini memilih bergabung untuk memperkuat gerakan sosial dan advokasi di bawah SATRIA. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *