Pasca Dilantik, Rizal-Samuel Langsung Tancap Gas! Ini Tiga Fokus Utama di 100 Hari Pertama

100 Hari Kerja Rizal-Samuel: Fokus pada Pemutakhiran Data, Efisiensi Anggaran, dan Reformasi Birokrasi. FOTO: (Angel/Journalrakyat.com)

JOURNALRAKYAT.COM, SIGI – Bupati dan Wakil Bupati Sigi, Rizal Intjenae dan Samuel Yansen Pongi, menetapkan tiga sektor utama sebagai prioritas dalam 100 hari kerja pertama mereka setelah resmi dilantik untuk periode 2025-2030.

Tiga sektor tersebut adalah pemutakhiran Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), efisiensi anggaran, dan reformasi birokrasi.

Bacaan Lainnya

Dalam rapat paripurna serah terima jabatan di DPRD Sigi, Senin (3/3/2025), Bupati Rizal Intjenae menegaskan bahwa langkah ini merupakan upaya awal dalam mewujudkan visi pembangunan Kabupaten Sigi yang maju, berkelanjutan, serta berbasis pertanian dan pariwisata.

“Kami ingin memastikan bahwa kebijakan yang kami jalankan benar-benar berbasis data yang akurat dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Oleh karena itu, pemutakhiran data DTKS menjadi prioritas utama dalam 100 hari pertama,” ujar Rizal.

Pemerintah daerah akan memperbarui dan memverifikasi data kesejahteraan sosial guna memastikan distribusi bantuan lebih tepat sasaran. Data yang diperbarui akan mencakup sektor kesehatan, pendidikan, pertanian, dan peternakan.

Dengan data yang lebih akurat, berbagai program bantuan dapat disalurkan secara lebih efektif, termasuk:

• Layanan kesehatan gratis bagi masyarakat kurang mampu

• Seragam sekolah gratis untuk siswa dari keluarga prasejahtera

•Asuransi pertanian dan peternakan guna mendukung petani dan peternak di Sigi

Rizal menegaskan bahwa tidak boleh ada warga yang berhak menerima bantuan tetapi tidak terdata, atau sebaliknya, orang yang tidak memenuhi syarat justru menerima manfaat.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap bantuan benar-benar diberikan kepada yang berhak. Dengan data yang valid, kebijakan dapat dijalankan dengan lebih transparan dan tepat sasaran,” ujarnya.

Selain itu, pemerintah akan menyusun Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2029 dalam 100 hari pertama sebagai panduan utama dalam menjalankan visi-misi pemerintahan.

Rizal menekankan bahwa RPJMD bukan hanya dokumen formal, melainkan cetak biru pembangunan daerah yang harus disusun dengan baik agar dapat segera diimplementasikan.

Efisiensi anggaran menjadi salah satu agenda penting yang akan dijalankan dalam 100 hari pertama. Pemerintah daerah berencana melakukan pergeseran anggaran agar lebih fokus mendukung program prioritas dan menghindari pengeluaran yang tidak berdampak langsung bagi masyarakat.

“Anggaran harus digunakan secara efektif dan efisien. Tidak boleh ada pemborosan, dan setiap rupiah yang dibelanjakan harus memberi manfaat nyata bagi masyarakat terutama dalam mendukung program makan siang gratis yang diinisiasi oleh Presiden Probowo Subianto,” tegas Rizal.

Sebagai bagian dari reformasi birokrasi, evaluasi kinerja OPD juga akan dilakukan untuk memastikan efektivitas pelayanan publik.

Nantinya, kata Rizal, setiap kepala dinas dan pejabat terkait akan diminta menyampaikan capaian serta kendala yang dihadapi dalam menjalankan tugas mereka.

“Kami ingin memastikan birokrasi berjalan dengan baik, cepat, dan responsif. Evaluasi ini bukan sekadar menilai kinerja, tetapi juga mencari solusi agar pelayanan kepada masyarakat semakin optimal,” ujar Rizal

Menutup pidatonya, Rizal mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berkolaborasi dalam mendukung program pembangunan daerah.

“Pilkada telah usai, sekarang saatnya kita bersatu membangun Sigi. Kami berharap masyarakat ikut mengawasi dan memberikan masukan agar program ini benar-benar membawa manfaat,” tutupnya.

Dengan fokus pada pemutakhiran data, efisiensi anggaran, dan reformasi birokrasi, pasangan Rizal-Samuel berupaya meletakkan dasar yang kuat bagi pembangunan Sigi yang lebih maju, transparan, dan sejahtera. (Angel)

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *