JOURNALRAKYAT.COM, PALU – Ketua Umum Satuan Relawan Indonesia Raya (SATRIA) Sulawesi Tengah, Mohamad Irwan Lapatta, menyatakan kesiapannya untuk maju sebagai calon anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tengah pada Pemilu 2029 mendatang dari daerah pemilihan (dapil) Donggala-Sigi.
Hal tersebut disampaikan Irwan saat kegiatan Temu SATRIA Sulteng bertema “Bergerak Bersama Mewujudkan Indonesia Raya” yang digelar di Gedung Jodjokodi Convention Center (JCC), Kota Palu, Rabu (20/5/2026).
Dalam sambutannya, mantan Bupati Sigi dua periode itu menegaskan target Partai Gerindra untuk menambah perolehan kursi di dapil Donggala-Sigi.
Ia optimistis, dengan kekompakan kader dan dukungan simpatisan, Gerindra mampu meraih dua kursi DPRD Sulteng di dapil tersebut.
“Saya pernah memimpin Kabupaten Sigi dan Insya Allah kita berupaya Gerindra bisa meraih dua kursi di dapil Donggala-Sigi,” ujar Irwan di hadapan ribuan simpatisan yang hadir.
Irwan menyebut konsolidasi SATRIA menjadi langkah awal memperkuat mesin politik Gerindra menjelang Pemilu 2029. Menurutnya, seluruh elemen partai dan organisasi sayap harus bergerak bersama untuk memenangkan agenda politik partai, baik legislatif maupun pemilihan kepala daerah.
“Kita ingin target partai tidak hanya menjadi slogan, tetapi diwujudkan dengan kerja nyata dan konsolidasi sampai ke daerah,” katanya.
Kegiatan Temu SATRIA Sulteng dihadiri ribuan simpatisan dari Kabupaten Sigi, Kota Palu, dan Donggala. Hadir pula sejumlah organisasi sayap Partai Gerindra seperti PIRA dan TIDAR, serta pengurus Gerindra tingkat provinsi dan kabupaten/kota.
Selain menjadi ajang konsolidasi politik, kegiatan tersebut juga dikemas dengan hiburan dan pembagian doorprize bagi peserta yang hadir.
Turut hadir Dewan Pembina SATRIA Sulteng Rusdy Mastura, perwakilan Ketua DPD Gerindra Sulteng Longki Djanggola, Alimuddin Paada, anggota DPRD dari Fraksi Gerindra, serta Sekretaris Umum SATRIA Sulteng, Nizar Rahmatu.
Dalam kesempatan itu, Irwan juga menjelaskan bahwa SATRIA tidak hanya bergerak di bidang politik, tetapi juga aktif di bidang advokasi masyarakat kecil, kebencanaan, dan kegiatan sosial lainnya.
Menurutnya, komposisi kepengurusan SATRIA diisi berbagai elemen, mulai dari aktivis, mahasiswa, organisasi kepemudaan, hingga komunitas pencak silat yang menjadi kekuatan organisasi di lapangan.
“Semua unsur itu kami satukan agar menjadi kekuatan besar untuk mendukung cita-cita partai dan hasil keputusan Rakerda,” jelasnya.
Sekadar informasi, pelantikan pengurus SATRIA Sulawesi Tengah dijadwalkan berlangsung pada Juli 2026 mendatang. (*)






