Pemkab Sigi Siapkan Strategi Optimalisasi Potensi Daerah Lewat Satgas Potensi

Pemerintah Kabupaten Sigi menggelar Rapat Koordinasi Pembentukan Satuan Tugas Potensi Kabupaten Sigi di Ruang Rapat Bupati, Desa Bora, Kecamatan Sigi Kota, pada (14/3/2025).  (Foto:Humas Pemkab SIGI)

JOURNALRAKYAT.COM, SIGI – Pemerintah Kabupaten Sigi menggelar Rapat Koordinasi Pembentukan Satuan Tugas Potensi Kabupaten Sigi di Ruang Rapat Bupati, Desa Bora, Kecamatan Sigi Kota, pada (14/3/2025).

Rapat ini dipimpin langsung oleh Bupati Sigi, Mohammad Rizal Intjenae, didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Sigi, Nuim Hayat, serta dihadiri jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan pemangku kepentingan terkait.

Bacaan Lainnya

Rapat ini digelar sebagai langkah strategis untuk mengidentifikasi, mengembangkan, dan mengoordinasikan berbagai potensi daerah guna mendukung percepatan pembangunan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Melalui pembentukan satuan tugas ini, diharapkan potensi lokal dapat dikelola secara lebih terstruktur dan sistematis sehingga dapat memberikan dampak nyata bagi perekonomian daerah.

Dalam arahannya, Bupati Sigi, Mohammad Rizal Intjenae, menegaskan bahwa pembentukan Satuan Tugas Potensi merupakan langkah konkret dalam mengoptimalkan berbagai sumber daya yang dimiliki Kabupaten Sigi.

Menurutnya, Sigi memiliki potensi besar di berbagai sektor, seperti pertanian, perkebunan, pariwisata, serta industri kreatif, yang jika dikelola dengan baik dapat menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi daerah.

“Pembentukan satuan tugas ini bertujuan untuk mengidentifikasi, mengembangkan, dan mengelola potensi daerah secara terstruktur dan terkoordinasi. Sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan pemangku kepentingan lainnya sangat diperlukan agar satuan tugas ini berjalan efektif dan memberikan manfaat nyata bagi daerah,” ujar Bupati Sigi dalam sambutannya.

Ia juga menekankan bahwa pembangunan daerah tidak bisa dilakukan secara parsial, tetapi harus melibatkan berbagai elemen masyarakat, mulai dari pemerintah, akademisi, pelaku usaha, hingga komunitas lokal.

Oleh karena itu, keberadaan satuan tugas ini diharapkan menjadi wadah koordinasi yang efektif untuk memastikan bahwa semua potensi daerah dapat dikembangkan dengan maksimal.

Setelah sambutan Bupati, Sekretaris Daerah Kabupaten Sigi, Nuim Hayat, mengambil alih jalannya rapat dan memimpin sesi diskusi.

Ia menekankan bahwa keberhasilan satuan tugas ini sangat bergantung pada pendekatan berbasis data yang akurat serta penerapan inovasi dalam pengelolaan potensi daerah.

“Kita harus memastikan bahwa satuan tugas ini bekerja dengan pendekatan berbasis data yang valid dan metode yang inovatif. Jangan sampai kita hanya mengandalkan asumsi tanpa memiliki data yang kuat sebagai dasar dalam mengambil keputusan,” ujar Nuim Hayat.

Ia juga mengingatkan bahwa keberlanjutan program ini harus diperhatikan, sehingga setiap kebijakan yang dirumuskan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

Selain itu, penting bagi satuan tugas untuk menggali berbagai peluang kolaborasi, baik dengan sektor swasta maupun dengan pemerintah pusat, guna mempercepat realisasi program-program strategis di daerah.

Rapat koordinasi ini juga diisi dengan sesi diskusi yang melibatkan seluruh peserta, termasuk perwakilan OPD dan pemangku kepentingan lainnya.

Dalam diskusi ini, para peserta mengusulkan berbagai strategi dan langkah konkret yang harus dilakukan dalam pembentukan serta operasionalisasi satuan tugas. Beberapa poin penting yang dibahas antara lain:

1. Pemetaan Potensi Daerah – Identifikasi sektor-sektor unggulan yang memiliki peluang besar untuk dikembangkan.

2. Penyusunan Program Kerja – Perumusan program-program prioritas yang akan dijalankan oleh satuan tugas.

3. Kolaborasi dengan Stakeholder – Membangun kerja sama dengan berbagai pihak untuk mendukung pengembangan potensi daerah.

4. Monitoring dan Evaluasi – Menyusun mekanisme evaluasi yang transparan untuk memastikan efektivitas program yang dijalankan.

 

Selain itu, beberapa peserta juga menyoroti pentingnya pendekatan berbasis komunitas dalam pengembangan potensi daerah.

Mereka mengusulkan agar satuan tugas bekerja sama dengan kelompok-kelompok masyarakat setempat agar program yang dijalankan lebih sesuai dengan kebutuhan dan kondisi di lapangan.

Dengan adanya Satuan Tugas Potensi Kabupaten Sigi, diharapkan pengelolaan sumber daya daerah dapat dilakukan secara lebih optimal dan berkelanjutan.

Bupati Sigi menegaskan bahwa keberhasilan satuan tugas ini tidak hanya diukur dari jumlah program yang diluncurkan, tetapi juga dari dampaknya terhadap kesejahteraan masyarakat.

“Kita ingin memastikan bahwa setiap langkah yang diambil benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. Bukan sekadar program yang berjalan, tetapi harus ada perubahan nyata yang bisa dirasakan oleh warga Kabupaten Sigi,” tegas Bupati Rizal Intjenae.

Ke depan, satuan tugas ini akan terus melakukan koordinasi dan evaluasi berkala untuk memastikan bahwa setiap program yang dijalankan sesuai dengan target yang telah ditetapkan.

Dengan strategi yang tepat, sinergi antar-stakeholder, serta komitmen yang kuat, diharapkan Kabupaten Sigi dapat semakin maju dan berkembang, menjadikan setiap potensi daerah sebagai motor penggerak pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan. (Angel).

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *