JOURNALRAKYAT.COM, SIGI – Pemerintah Kabupaten Sigi melanjutkan rangkaian kunjungan kerja Bupati dan Wakil Bupati dengan menggelar Rapat Kerja Pemerintah Daerah (Rakerda) di Kecamatan Kulawi Selatan, Jumat (6/2/2026).
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 09.00 WITA di Balai Desa Palamaki ini menjadi forum konsolidasi awal pemerintahan untuk memastikan pelayanan publik dan program pembangunan benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat hingga ke pelosok desa.
Rapat kerja dipimpin langsung oleh Bupati Sigi Mohamad Rizal Intjenae, didampingi Wakil Bupati Samuel Yansen Pongi. Turut hadir Ketua DPRD Sigi Minhar Tjeho, Ketua TP PKK Kabupaten Sigi Siti Halwiah, Staf Ahli PKK Roro Istanti Pongi, sejumlah anggota DPRD, para kepala organisasi perangkat daerah (OPD), unsur Forkopimcam, camat, kepala desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, tokoh pendidik, serta tokoh masyarakat se-Kecamatan Kulawi Selatan.
Dalam arahannya, Bupati Rizal menegaskan bahwa fokus utama pemerintahan saat ini bukanlah pembangunan fisik yang bersifat seremonial, melainkan penguatan pelayanan dasar yang langsung dirasakan masyarakat, khususnya di bidang pendidikan, kesehatan, serta pengentasan kemiskinan.
Menurutnya, arahan Presiden Republik Indonesia sangat jelas, yakni memastikan negara hadir melalui pelayanan yang adil dan merata bagi seluruh rakyat, bukan sekadar membangun gedung atau infrastruktur yang tidak berdampak langsung bagi kesejahteraan warga.
“Tidak ada artinya membangun bangunan megah jika di sekitar kita masih ada warga yang kesulitan makan, air bersih, atau layanan kesehatan. Itu berarti kita gagal sebagai pemerintah,” tegas Rizal.
Ia meminta seluruh OPD bekerja dengan komitmen yang sama dan tidak menjadikan jabatan sebagai alat pencitraan. Bupati juga menegaskan akan menugaskan OPD sebagai koordinator dan pengawas program lintas sektor di setiap kecamatan guna memastikan program pemerintah berjalan efektif dan terkontrol.
Pada sektor pendidikan, Rizal menegaskan tidak boleh ada satu pun anak di Kabupaten Sigi yang putus sekolah hanya karena alasan ekonomi. Pemerintah daerah, kata dia, telah menyiapkan dukungan pembiayaan, termasuk penyediaan seragam sekolah gratis bagi anak-anak dari keluarga tidak mampu mulai dari PAUD hingga SMP.
Sementara di bidang kesehatan, Bupati memastikan seluruh masyarakat memperoleh pelayanan tanpa diskriminasi. Program pemeriksaan kesehatan gratis serta jaminan pengobatan bagi warga kurang mampu diminta berjalan maksimal hingga tingkat desa, dengan dukungan standar operasional prosedur (SOP) yang memudahkan akses layanan, khususnya bagi masyarakat di wilayah terpencil.
Rizal juga menyoroti penanganan stunting yang harus dilakukan secara terbuka dan terintegrasi. Ia menegaskan stunting bukanlah aib, melainkan persoalan bersama yang mesti ditangani melalui penguatan peran posyandu, kader kesehatan, serta pemerintah desa.
“Jangan takut melaporkan kondisi sebenarnya. Tugas pemerintah adalah hadir, memberi solusi, dan memastikan generasi kita tumbuh sehat dan cerdas,” ujarnya.
Selain itu, Bupati meminta para kepala desa memberikan perhatian serius terhadap kebersihan lingkungan. Pemerintah Kabupaten Sigi, lanjutnya, akan melakukan penilaian dan publikasi desa terbersih serta desa dengan tingkat kebersihan terendah sebagai bagian dari upaya membangun budaya hidup bersih dan sehat di masyarakat.
Rapat kerja ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Sigi untuk mendekatkan pelayanan kepada warga, memperkuat koordinasi lintas sektor, serta memastikan setiap kebijakan daerah berangkat dari kondisi riil masyarakat di tingkat bawah. (*)






