JOURNALRAKYAT.COM, PALU – Pembaris Sulteng Championship 2025, ajang kejuaraan daerah olahraga baris-berbaris di Sulawesi Tengah, resmi dibuka pada Jumat (21/2/2024).
Acara pembukaan berlangsung meriah di Gedung Gelora Bumi Kaktus (GBK), Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Talise, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu.
Kejuaraan ini dihadiri oleh Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (PPMI) yang juga merupakan Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), Abdul Kadir Karding.
Kehadiran Abdul Kadir dalam acara ini juga dirangkaikan dengan sosialisasi mengenai pekerja migran Indonesia, memberikan wawasan bagi para peserta dan tamu undangan terkait peluang kerja di luar negeri serta perlindungan bagi tenaga kerja Indonesia.
Ketua Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Sulawesi Tengah, Moh. Rachmat Syarullah, menjelaskan bahwa Pembaris Sulteng Championship 2025 merupakan kompetisi resmi di bawah naungan Federasi Olahraga Baris-Berbaris Seluruh Indonesia (Forbasi) Provinsi Sulawesi Tengah.
“Kami menggandeng BP2MI dalam kegiatan ini sebagai bagian dari upaya menyasar pemuda yang kreatif dan produktif. Dukungan dari berbagai pihak, termasuk lembaga pemerintahan, diharapkan dapat terus terjalin untuk mendorong kreativitas serta motivasi pemuda di Sulawesi Tengah,” ujar Rachmat.
Kejuaraan ini bertujuan untuk menyeleksi atlet-atlet terbaik yang akan mewakili Sulawesi Tengah dalam Kejuaraan Nasional (Kejurnas) pada Desember 2025.
Tahun ini, Pembaris Sulteng Championship diikuti oleh tim-tim dari berbagai daerah, termasuk Kabupaten Buol, Kabupaten Tolitoli, Kabupaten Donggala, Kota Palu, dan Kabupaten Parigi Moutong.
“Mudah-mudahan ke depan seluruh kabupaten di Sulawesi Tengah bisa ikut serta dalam kegiatan ini, sehingga semakin banyak potensi muda yang bisa berkembang dan berkompetisi di tingkat nasional,” harap Rachmat.
Setiap regu dalam kompetisi ini terdiri dari 16 peserta utama, didukung oleh dua peserta cadangan dan dua ofisial, sehingga satu tim berjumlah total 20 orang. Secara keseluruhan, terdapat sekitar 20 tim yang berlaga dalam kejuaraan ini.
Pada tingkat nasional, Sulawesi Tengah memiliki kuota dua atlet setiap tahunnya. Mereka yang lolos seleksi dari ajang ini akan dipersiapkan untuk mewakili provinsi dalam Kejurnas, bersaing dengan peserta dari berbagai daerah di Indonesia.
Pembaris Sulteng Championship 2025 diharapkan dapat menjadi wadah bagi generasi muda untuk mengembangkan keterampilan baris-berbaris mereka, sekaligus memupuk jiwa disiplin, kebersamaan, dan semangat kompetitif dalam dunia olahraga. (*)






