JOURNALRAKYAT.COM, SIGI – Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Sigi, Alia Idrus, menyoroti tajam buruknya pelayanan RSUD Tora Belo dan mendesak agar Rapat Dengar Pendapat (RDP) segera digelar tanpa harus menunggu pembahasan anggaran rampung.
Desakan itu disampaikannya menyusul banyaknya keluhan masyarakat mengenai buruknya pelayanan di rumah sakit milik pemerintah tersebut.
Dalam rapat paripurna DPRD, Alia menekankan bahwa keluhan masyarakat atas layanan RSUD Torabelo sudah sangat mengkhawatirkan dan tidak bisa terus-menerus hanya dibahas di grup WhatsApp.
“Ini tidak bisa dibiarkan terus terjadi. Kritik masyarakat sudah sampai di media sosial kekurangan ruangan, penurunan kualitas layanan, bahkan yang paling miris, keluarga pasien harus membeli obat secara mandiri karena tidak tersedia di rumah sakit,” ungkap Alia di Bora pada Kamis (7/8/2025).
Ia menekankan pentingnya RDP dilakukan sebelum pembahasan anggaran, agar DPRD memiliki gambaran utuh mengenai kendala yang dihadapi pihak rumah sakit. Dengan demikian, keputusan anggaran yang diambil nantinya bisa benar-benar menyasar kebutuhan riil dalam pelayanan kesehatan.
“Kalau memang benar seperti pernyataan Direktur RSUD Tora Belo di media elektronik bahwa kendalanya terletak pada pembiayaan, ketersediaan obat, dan fasilitas ruang, maka itu harus menjadi bahan pembahasan kita dalam penyusunan anggaran. Tapi jangan menunggu. RDP harus digelar sekarang agar kita bisa segera merumuskan solusi bersama,” ujar politisi perempuan dari PDIP tersebut.
Ia pun menyatakan sepakat dengan usulan Ketua Komisi III agar RDP dilaksanakan pada Senin pagi, dengan menghadirkan seluruh pihak terkait, termasuk Wakil Bupati Sigi, jajaran direksi RSUD Tora Belo, Dinas Kesehatan, dan OPD teknis lainnya.
Dukungan terhadap usulan Fraksi PDIP juga datang dari Fraksi Partai Golkar. Ketua Fraksi Golkar, Dinie Dewi Mariaty, menyampaikan bahwa pihaknya sepakat agar RDP dilakukan secara lintas komisi, karena permasalahan layanan RSUD Torabelo bukan hanya menjadi tanggung jawab satu pihak atau satu komisi saja.

“Kami dari Fraksi Golkar memandang bahwa persoalan ini menyangkut pelayanan dasar yang menjadi kepentingan seluruh masyarakat Sigi. Jadi, kami mendukung agar RDP dilakukan oleh semua komisi dan menghadirkan pimpinan RSUD Torabelo dan Dinas Kesehatan untuk memberikan penjelasan menyeluruh,” kata Dinie.
Ia juga menekankan bahwa waktu pelaksanaan RDP harus dilakukan sebelum pembahasan Badan Anggaran, agar hasil diskusi dan temuannya dapat dipertimbangkan dalam pengalokasian anggaran daerah.
Sementara itu, dukungan serupa juga disampaikan oleh Fraksi Gerindra melalui Abubakar Fahmi Alaydrus. Ia menceritakan langsung pengalaman warganya di Dapil 3 yang mengalami kesulitan saat mencari ruang rawat untuk seorang bayi berusia 3 bulan.

“Saya dapat testimoni langsung dari warga. Anaknya tidak mendapat ruangan saat dibawa ke RSUD Torabelo. Walaupun akhirnya tertangani, kondisi seperti ini tidak boleh dianggap biasa,” ungkap Fahmi.
Ia pun mendukung penuh langkah percepatan RDP sebagaimana disuarakan oleh fraksi-fraksi lainnya.
“Saya sudah sampaikan ke pimpinan, makin cepat RDP dilakukan, makin baik. Kami dari Fraksi Gerindra sangat mendukung agar forum ini segera dilaksanakan untuk mengetahui akar persoalan dan mencari solusi bersama,” tegasnya.
Senada dengan Fraksi-frasi lainnya yang ada di DPRD Sigi meminta RDP ini dalam waktu dekat harus dilaksanakan. ini menunjukkan keseriusan lembaga legislatif dalam merespons keluhan masyarakat. RDP diharapkan menjadi momentum untuk membenahi sistem pelayanan RSUD Torabelo dan meningkatkan kepercayaan publik terhadap layanan kesehatan di Kabupaten Sigi.
Senada dengan fraksi-fraksi lainnya di DPRD Sigi, desakan agar RDP segera dilaksanakan dalam waktu dekat menunjukkan keseriusan lembaga legislatif dalam merespons keluhan masyarakat.
RDP ini diharapkan menjadi momentum penting untuk membenahi sistem pelayanan di RSUD Torabelo serta mengembalikan kepercayaan publik terhadap layanan kesehatan di Kabupaten Sigi.
Diketahui, Rapat Dengar Pendapat (RDP) ini akan di gelar pada Senin (11/8/2025) yang diagendakan akan menghadiri Pimpinan RSUD Tora Belo Sigi bersama jajaran, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Dukcalil, BPJS dan OPD teknis lainnya. (***)






