Festival Kebangsaan Meriahkan HUT ke-80 RI di Sigi, Ribuan Warga Antusias Ikut Gerak Jalan

Festival Kebangsaan Meriahkan HUT ke-80 RI di Sigi, Ribuan Warga Antusias Ikut Gerak Jalan. (Foto:Journalrakyat.com)

JOURNALRAKYAT.COM, SIGI – Dalam rangka memeriahkan HUT ke-80 Republik Indonesia, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sigi menggelar Festival Kebangsaan di Kecamatan Dolo dengan tema “Bersatu Dalam Warna, Merdeka Dalam Karya”.

Acara yang dipusatkan di Lapangan Desa Kabobona ini berlangsung selama tiga hari, 17–19 Agustus 2025, dengan rangkaian kegiatan yang melibatkan ribuan masyarakat.

Malam puncak festival dijadwalkan menghadirkan artis ibu kota, Septi Vhanesa KDI, bersama sejumlah musisi lokal, di antaranya The Mange, D’Family, Kodara, Polelea Sigi, dan Resar Adista.

Pada hari pertama, ribuan peserta turut memeriahkan lomba gerak jalan yang menjadi magnet utama Festival Kebangsaan. Peserta datang dari berbagai kalangan, mulai dari pelajar TK, PAUD, SD, SMP, SMA, hingga lembaga dan organisasi masyarakat.

Pantauan media ini, para peserta tampil dengan kostum unik bernuansa kemerdekaan, baju daur ulang, hingga busana kreatif lainnya.

Meski sempat diguyur hujan deras, semangat peserta tidak surut hingga menyelesaikan perlombaan.

 

Camat Dolo, Mohamad Ali Aljufri, menjelaskan bahwa festival ini merupakan agenda tahunan yang digilir di sembilan desa di Kecamatan Dolo. Tahun ini, Desa Kabobona didapuk sebagai tuan rumah.

“Pertama kali festival ini digelar di Desa Potoya, dan sekarang giliran Desa Kabobona. Kegiatan ini hasil kolaborasi seluruh kepala desa, stakeholder, dan masyarakat untuk menyemarakkan HUT RI ke-80,” ujar Ali.

Ia mengapresiasi tingginya partisipasi masyarakat.

“Antusiasme warga sangat luar biasa. Sebesar apa pun kegiatan ini, kalau dilandasi niat baik dan kolaborasi, insya Allah berjalan lancar,” tambahnya.

Selain lomba gerak jalan, Festival Kebangsaan juga dimeriahkan dengan berbagai kegiatan, di antaranya lomba puisi, menyanyi solo, parut kelapa, memasak, mancing, domino, pantun, bertutur, hingga pameran UMKM.

Kepala Desa Kabobona, Anwar, menuturkan pihaknya melibatkan pelaku UMKM lokal tanpa pungutan biaya, sementara UMKM dari luar dikenakan kontribusi untuk kebersihan.

“Festival ini juga menjadi ajang pemberdayaan ekonomi masyarakat karena ramainya pengunjung membuka peluang usaha bagi UMKM lokal,” ungkapnya.

Diketahui, adapun anggaran pelaksanaan Festival Kebangsaan 2025 mencapai hampir Rp200 juta, berasal dari dukungan Pemda, donatur, serta simpatisan.

Untuk tahun depan, Festival Kebangsaan rencananya akan digelar di Desa Kota Pulu. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *