JOURNALRAKYAT.COM, SIGI – Pemerintah Kabupaten Sigi bergerak cepat merespons informasi mengenai kondisi memprihatinkan seorang warga di Desa Watubula, Kecamatan Sigi Kota, yang diketahui tinggal di sebuah gubuk tanpa pendampingan keluarga.
Informasi tersebut pertama kali diketahui Bupati Sigi, Mohamad Rizal Intjenae, setelah melihat unggahan di akun Instagram influencer lokal Sigi, @sadam_paliua, pada Senin sore (26/1/2026).
Menindaklanjuti unggahan itu, Bupati Sigi langsung menginstruksikan Ketua Tim Pembina Posyandu sekaligus Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sigi, Siti Halwiah, untuk turun langsung ke lokasi bersama sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Kunjungan tersebut turut didampingi Kepala Desa Watubula, Nelson.
Dalam peninjauan itu, pemerintah daerah menyerahkan bantuan kebutuhan dasar serta melakukan pendataan awal guna memastikan warga tersebut memperoleh pendampingan lanjutan sesuai kebutuhan sosial dan kesehatannya.
Bupati Sigi Mohamad Rizal Intjenae melalui media sosial pribadinya menegaskan bahwa langkah tersebut bukan semata-mata penyaluran bantuan, melainkan bentuk kehadiran pemerintah dalam memastikan setiap warga mendapat perhatian yang layak.
“Kunjungan ini bukan hanya membawa bantuan, tetapi juga membawa empati. Setiap warga berhak untuk diperhatikan, didengar, dan diperlakukan secara manusiawi,” tegasnya.
Ia juga menekankan bahwa pemerintah harus hadir secara nyata di tengah masyarakat, tidak hanya melalui program maupun data statistik, tetapi melalui sentuhan langsung yang dirasakan oleh warga.
“Pemerintah tidak boleh berjarak. Kami ingin memastikan tidak ada masyarakat Sigi yang merasa sendiri atau terabaikan dalam menjalani kehidupannya,” tambahnya.
Di akhir pernyataan, Bupati Sigi turut menyampaikan apresiasi kepada akun @sadam_paliua atas kepedulian dan keberaniannya menyuarakan kondisi sosial masyarakat melalui media sosial, yang dinilai membantu pemerintah mempercepat respons dan penanganan di lapangan. (***)






