BREAKING NEWS: Bupati Sigi Dapat Laporan Oknum Dukcapil Palsukan Data dan Pungli, Janji Ungkap Semua Dalang

JOURNALRAKYAT.COM, SIGI – Bupati Sigi, Mohamad Irwan, menerima laporan serius terkait dugaan pemalsuan data kependudukan dan pungutan liar (pungli) yang dilakukan oleh oknum Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil).

Laporan tersebut mengungkap adanya penyimpangan dalam pengurusan dokumen kependudukan, termasuk perubahan data KTP serta pengaturan administrasi yang merugikan masyarakat.

Bacaan Lainnya

“Saya masih memiliki wewenang sebagai Pejabat Pembina Kepegawaian. Saya tegaskan, siapa pun yang bermasalah dengan urusan negara dan bekerja tidak sesuai prosedur akan saya tindak tegas,” kata Bupati Irwan saat dikonfirmasi Journalrakyat.com, pada Rabu (19/2/2025).

Kasus ini pertama kali ditemukan oleh Kepala Dinas Dukcapil yang kemudian melaporkannya kepada pimpinan untuk segera ditindaklanjuti.

Menanggapi laporan tersebut, Bupati Irwan langsung meminta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk melakukan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) sebelum mengambil keputusan lebih lanjut.

Tim disiplin kepegawaian yang diketuai oleh Sekretaris Daerah Sigi, Nuim Hayat, telah melakukan pemeriksaan mendalam dan menemukan berbagai bentuk pelanggaran.

Temuan tersebut mencakup pemalsuan KTP, perubahan data kependudukan, hingga pengaturan administrasi yang seharusnya tidak dilakukan oleh oknum tersebut.

“Ini bukan sekadar pelanggaran administratif, tetapi menyangkut rahasia negara. Saya ingin kasus ini menjadi pelajaran bagi ASN lainnya agar tidak berani menyalahgunakan wewenang mereka,” tegas Irwan.

Lebih lanjut, Bupati Irwan mengungkapkan bahwa dalam praktik pungli, oknum tersebut mungkin tidak bekerja sendirian, tetapi menjadi bagian dari sistem yang terstruktur.

Ia menyoroti adanya kasus di Biromaru, di mana seorang peserta yang lulus tes CPNS gagal melanjutkan proses karena data pribadinya telah diubah dan digunakan oleh orang lain.

“Kami tidak menuduh langsung, tetapi indikasi kuat menunjukkan keterlibatan oknum ini. Kami akan mengidentifikasi lebih lanjut dan memastikan siapa yang bertanggung jawab,” tambahnya.

Kasus ini masih terus dalam tahap investigasi lebih lanjut untuk mengetahui selain oknum tersebut siapa lagi yang terlibat dan Pemerintah Kabupaten Sigi memastikan akan mengambil tindakan tegas sesuai dengan peraturan yang berlaku. (*)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *