Batch 3 Duta Literasi Keuangan Resmi Dibuka: OJK, FEB UNTAD, dan Hannah Asa Perkuat Edukasi Finansial

Batch 3 Duta Literasi Keuangan Resmi Dibuka: OJK, FEB UNTAD, dan Hannah Asa Perkuat Edukasi Finansial. (Foto/ist)

JOURNALRAKYAT.COM, PALU – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulawesi Tengah bersama Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Tadulako (FEB UNTAD) serta Hannah Asa Indonesia kembali menggelar Pelatihan Duta Literasi Keuangan Daerah Sulawesi Tengah Batch 3, Senin (1/12/2025), bertempat di LPMPP Universitas Tadulako.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk mencetak generasi muda yang kompeten, berintegritas, serta mampu meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di Sulawesi Tengah.

Tahun ini, pelatihan juga dirangkaikan dengan Skill Up Sertifikasi Associate Wealth Planner (AWP) Syariah bagi dosen Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan, Manajemen, serta Akuntansi. Sertifikasi ini diharapkan mampu memperkuat kapasitas profesional dalam perencanaan keuangan syariah, manajemen aset, mitigasi risiko, dan tata kelola keuangan berbasis nilai.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Dekan FEB UNTAD, Prof. Wahyuningsih, S.E., M.Sc., Ph.D., yang menegaskan bahwa peningkatan literasi keuangan saat ini tidak dapat dipisahkan dari pesatnya transformasi digital.

Dalam sambutannya, ia menjelaskan bahwa mahasiswa memiliki posisi strategis sebagai agen perubahan yang mampu membawa pemahaman literasi keuangan hingga ke tingkat masyarakat paling dasar.

“FEB UNTAD terus memperkuat peran sebagai pusat edukasi dan riset keuangan di daerah. Kemitraan strategis dengan OJK, industri, dan lembaga literasi seperti Hannah Asa Indonesia sangat penting dalam membangun ekosistem pembelajaran yang berkelanjutan,” ujar Wahyuningsih.

Kepala OJK Provinsi Sulawesi Tengah, Bonny Hardi Putra, turut menyoroti tantangan literasi keuangan di tengah maraknya layanan digital berbasis teknologi.

“Isu literasi dan inklusi keuangan hari ini menghadapi tantangan yang tidak sederhana. Transformasi digital dan meningkatnya kejahatan finansial berbasis teknologi menuntut kita semua semakin waspada dan cerdas,” katanya.

Ia menegaskan bahwa OJK tidak dapat bekerja sendiri, sehingga kolaborasi lintas lembaga menjadi kunci utama.

Bonny juga menyampaikan apresiasinya kepada para peserta Duta Literasi Keuangan Batch 3.

“Saya bangga menyaksikan lahirnya generasi baru yang berdiri di garda terdepan sebagai Duta Literasi Keuangan. Kalian akan menjadi role model di kampus, komunitas, UMKM, dan media sosial,” ucapnya.

Sementara itu, Founder Hannah Asa Indonesia Sulawesi Tengah, Mardiyah, menjelaskan bahwa pihaknya kembali dipercaya sebagai mitra pelaksana utama program ini. Pelatihan yang diberikan mencakup AWP Syariah, penguatan komunikasi publik, pemahaman risiko finansial, proteksi, hingga manajemen aset.

“Program ini merupakan bagian dari Gerakan Sadar Finansial dari Sulawesi Tengah untuk Indonesia, yang digerakkan bersama OJK Sulteng dan FEB UNTAD. Kami menargetkan lahirnya ribuan edukator muda yang mampu memberikan edukasi keuangan di kampus, sekolah, dan komunitas,” ujarnya.

Ia menyebutkan bahwa Batch 3 tahun ini diproyeksikan memperkuat beberapa aspek penting, antara lain:

-Literasi dan resiliensi keuangan generasi muda,

– Perlindungan masyarakat dari penipuan dan kejahatan finansial digital,

– Kompetensi perencanaan keuangan syariah,

– Jejaring edukator muda dalam ekosistem kampus dan komunitas.

– Kontribusi nyata bagi mahasiswa, UMKM, dan masyarakat lokal.

Duta literasi yang dikukuhkan diharapkan menjadi jembatan penyalur edukasi keuangan yang benar, terpercaya, dan mudah dipahami.

Melalui pelatihan sertifikasi ini, OJK Sulteng, FEB UNTAD, dan Hannah Asa Indonesia kembali menegaskan komitmen bersama untuk membangun generasi muda yang cerdas finansial, memperkuat inklusi keuangan di daerah, serta melindungi masyarakat dari risiko keuangan yang semakin kompleks.

Program ini juga memperkuat posisi Sulawesi Tengah sebagai salah satu daerah yang aktif mengembangkan inovasi edukasi keuangan di tingkat nasional. (*)

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *