JOURNALRAKYAT.COM, SIGI – Respons cepat ditunjukkan Pemerintah Kabupaten Sigi melalui Wakil Bupati Sigi, Dr. Samuel Yansen Pongi, SE., M.Si., setelah menerima informasi mengenai kondisi Eza Ramadhan (18), warga Desa Rarampadende, Kecamatan Dolo Barat, yang terbaring sakit akibat kecelakaan lalu lintas.
Informasi mengenai kondisi Eza, yang merupakan mantan anggota Paskibra Kecamatan Dolo Barat, sebelumnya diberitakan oleh media Suara Nusantara Palu. Berita tersebut kemudian diteruskan oleh mantan Ketua Umum Wahana Petualangan Indonesia–Verbek Central Celebes (WPI-VCC), Al-Jufri Rangga, ke nomor WhatsApp pribadi Wakil Bupati Sigi.
Menerima informasi tersebut, Samuel Pongi langsung merespons dengan menginstruksikan Camat Dolo Barat untuk segera mengecek kondisi Eza di kediamannya.
“Mksh info dan saya mintol (minta tolong) pak camat Dolbar kunjungi. Mksh ya,” tulis Samuel Pongi dalam pesan balasannya kepada Al-Jufri Rangga.
Instruksi tersebut langsung ditindaklanjuti. Camat Dolo Barat bersama Kepala Puskesmas Kaleke dan Kepala Desa Rarampadende mendatangi kediaman keluarga Eza untuk melihat langsung kondisi pemuda tersebut sekaligus memastikan kebutuhan penanganannya.
Dari kunjungan itu, tim menemukan bahwa Eza membutuhkan penanganan medis lebih lanjut. Setelah dilakukan pendekatan, Kepala Puskesmas Kaleke berhasil membujuk Eza yang sebelumnya ingin menjalani perawatan di rumah agar bersedia dievakuasi ke fasilitas kesehatan.
“Puji Tuhan atas bujukan ibu Kapus dia bersedia dirawat ke RS Tora Belo,” demikian laporan tertulis tim kecamatan kepada Wakil Bupati Sigi.
Eza diketahui mengalami patah tulang kaki akibat kecelakaan lalu lintas pada Februari lalu. Ia kemudian dijadwalkan mendapatkan penanganan lebih lanjut di RSUD Tora Belo, termasuk pemeriksaan oleh dokter spesialis ortopedi.
Respons cepat Pemkab Sigi tersebut mendapat apresiasi dari Al-Jufri Rangga. Ia menilai langkah yang diambil Wakil Bupati Sigi menunjukkan kepedulian pemerintah terhadap kondisi masyarakat, khususnya warga yang membutuhkan penanganan segera.
“Luar biasa, kami sangat mengapresiasi dan memuji respons super cepat dari Bapak Wakil Bupati Sigi, Samuel Pongi. Begitu artikel dari Suara Nusantara Palu saya teruskan lewat WhatsApp, beliau langsung menggerakkan jajaran kecamatan dan tim medis dalam hitungan menit untuk turun langsung ke lapangan,” ujar Al-Jufri.
Menurutnya, respons tersebut menjadi bukti bahwa pemerintah daerah tidak hanya menerima informasi, tetapi juga segera mengambil langkah konkret di lapangan.
“Ini membuktikan bahwa pemerintah benar-benar hadir, mendengarkan aduan, dan peduli terhadap kesulitan warganya,” tambahnya.
Tak hanya menangani kondisi Eza, tim medis dari Puskesmas Kaleke juga melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap nenek Eza yang saat itu turut mengalami sakit di rumah tersebut. Tim sekaligus memberikan bantuan obat-obatan sesuai kebutuhan.
Langkah cepat jajaran Pemkab Sigi dalam merespons kondisi Eza mendapat apresiasi dari masyarakat dan sejumlah organisasi kepemudaan di Sigi. Respons tersebut dinilai menunjukkan pelayanan publik yang cepat tanggap sekaligus menempatkan keselamatan dan kesehatan masyarakat sebagai salah satu prioritas pemerintah daerah. (***)






