Estafet Kepemimpinan, Ketua DPRD Sigi Terima Memori Jabatan dari Bupati Irwan Lapatta

Ketua DPRD Sigi, Minhar Tjeho, secara resmi menerima memori jabatan Bupati Sigi periode 2021-2025, Moh. Irwan Lapata, dalam Rapat Paripurna ke-IV DPRD Kabupaten Sigi yang digelar pada Senin (3/3/2025). FOTO: (Angel/Journalrakyat.com)

JOURNALRAKYAT.COM, SIGI – Ketua DPRD Sigi, Minhar Tjeho, secara resmi menerima memori jabatan Bupati Sigi periode 2021-2025, Moh. Irwan Lapata, dalam Rapat Paripurna ke-IV DPRD Kabupaten Sigi yang digelar pada Senin (3/3/2025).

Acara berlangsung di Ruang Rapat Paripurna DPRD Sigi, Jl. Poros Palu-Palolo, Bora, Kecamatan Sigi Kota, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah.

Bacaan Lainnya

Momen ini menjadi penanda berakhirnya satu dekade kepemimpinan Irwan Lapata di Kabupaten Sigi.

Dalam sidang paripurna yang berlangsung khidmat, Irwan juga menyerahkan memori jabatan kepada bupati terpilih, Rizal Intjenae, sebagai bentuk estafet kepemimpinan.

Dokumen tersebut selanjutnya disampaikan kepada Gubernur Sulawesi Tengah, yang diwakili oleh Asisten I, Fahrudin Yambas.

Dalam kesempatan itu, Moh. Irwan Lapata menyampaikan refleksi atas perjalanan kepemimpinannya selama dua periode.

Ia mengungkapkan bahwa pembangunan Sigi selama satu dekade terakhir merupakan hasil sinergi bersama untuk mewujudkan daerah yang berdaya saing dan mandiri.

“Dua periode kepemimpinan kami telah menapak jalan menuju kesejahteraan yang dicita-citakan. Bersama-sama, kita telah membangun dan bangkit untuk maju dan mandiri,” ujar Irwan dalam sambutannya.

Ia menegaskan bahwa segala pencapaian yang diraih tidak terlepas dari niat tulus, kerja keras, dan doa dari seluruh masyarakat Sigi.

“Hanya dengan pertolongan dan ketetapan-Nya, tak ada yang mampu menghalangi apa yang telah ditetapkan, dan tak ada pula yang dapat mewujudkan sesuatu yang tidak dikehendaki-Nya,” tambahnya.

Irwan juga mengingatkan bahwa transisi kepemimpinan bukan sekadar pergantian jabatan, tetapi bagian dari perjalanan panjang pembangunan yang harus terus berkelanjutan.

“Kabupaten Sigi adalah amanah besar yang harus kita pertanggungjawabkan, baik di dunia maupun di akhirat. Seperti sungai yang terus mengalir meski airnya selalu berganti, demikian pula tata kelola pemerintahan harus terus berjalan dan berkembang,” katanya.

Ia menjelaskan bahwa selama 10 tahun terakhir, Pemkab Sigi telah berupaya menerjemahkan visi pembangunan ke dalam program nyata yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat. Namun, perjalanan tersebut tidak selalu mudah, terutama dengan adanya dua bencana besar yang mengguncang daerah tersebut.

Dalam pidatonya, Irwan mengingat kembali tantangan besar yang dihadapi Kabupaten Sigi, terutama gempa bumi dan likuifaksi pada 28 September 2018, serta pandemi COVID-19 pada Maret 2020.

“Gempa bumi dan likuifaksi menyebabkan 289 korban jiwa, serta merusak lebih dari 30.538 rumah. Sebanyak 93.187 jiwa terpaksa mengungsi di tenda darurat dengan segala keterbatasan,” ungkapnya.

Untuk menangani dampak bencana ini, Pemkab Sigi harus melakukan berbagai langkah strategis guna memenuhi kebutuhan masyarakat dan memastikan pemulihan daerah berjalan optimal.

Ketua DPRD Sigi, Minhar Tjeho, menegaskan bahwa memori jabatan ini menjadi pedoman bagi pemerintahan baru dalam melanjutkan pembangunan daerah.

“DPRD memiliki peran penting dalam mengawal kesinambungan pemerintahan dan memastikan program pembangunan berjalan sesuai harapan masyarakat,” ujarnya.

Minhar juga mengapresiasi kinerja Moh. Irwan Lapata selama dua periode kepemimpinannya, terutama dalam menghadapi tantangan besar seperti bencana gempa bumi dan likuifaksi pada 2018 serta pandemi COVID-19.

Rapat paripurna ini dihadiri oleh jajaran anggota DPRD Sigi serta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Kehadiran para legislator dari dua periode menunjukkan kesinambungan dalam menjalankan fungsi pengawasan dan legislasi terhadap jalannya pemerintahan daerah.

DPRD Sigi berkomitmen untuk terus mengawal kebijakan bupati baru agar selaras dengan visi pembangunan Kabupaten Sigi ke depan.

Dengan berakhirnya kepemimpinan Moh. Irwan Lapata, masyarakat menantikan langkah dan kebijakan strategis yang akan diambil Rizal Intjenae dalam membangun daerah lebih maju dan sejahtera. (Angel)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *