JOURNALRAKYAT.COM, SIGI – Rapat persiapan pengukuhan Pengurus Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Sigi periode 2025–2030 digelar di kediaman Ketua PKK, Desa Kota Pulu, Kecamatan Dolo, Rabu sore (23/4/2025).
Rapat ini dipimpin langsung oleh Ketua TP PKK Kabupaten Sigi, Hj. Siti Halwiah, didampingi Staf Ahli PKK Sigi, Roro Istanti Pongi, Ketua Panitia Pengukuhan Aizah Nuim Hayat, Sekretaris Panitia Titik Wurdiningsih, serta Sekretaris PKK Sigi, Siti Sudarmi.
Dalam arahannya, ST Halwiah menekankan pentingnya sinergi semua pihak dalam menggerakkan program-program PKK, terutama yang menyentuh isu-isu strategis seperti penanganan narkoba, stunting, HIV/AIDS, serta pemberdayaan perempuan di daerah terpencil.
Ia juga menyoroti pentingnya implementasi Permendagri Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan serta Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika (P4GN).
Menurutnya, meski rencana aksi di tingkat provinsi sudah berjalan baik, implementasinya di daerah masih perlu diperkuat.
“Kalau di provinsi, semua rencana aksi sudah dilaksanakan. Tapi di daerah, angka narkoba, HIV/AIDS, dan stunting masih tinggi. Kita perlu kerja keras dari bawah,” tegas Halwiah.
Ia juga menekankan urgensi penurunan angka pernikahan anak dan pentingnya edukasi kesehatan reproduksi sejak dini.
“Kita pasang target stop perkawinan anak. Sosialisasi akan dimulai dari jenjang SMP, bahkan SD melalui upacara sekolah. Anak-anak harus kita selamatkan demi masa depan Indonesia Emas,” lanjutnya.
Selain itu, rapat juga membahas pembentukan panitia pelantikan dan pengukuhan pengurus TP PKK dan Posyandu se-Kabupaten Sigi, yang akan menjangkau seluruh 16 kecamatan dan 176 desa.
Program ini turut mencakup pembentukan Posyandu terintegrasi sebagai pusat layanan dasar masyarakat.
Sekretaris PKK Sigi, Siti Sudarmi, menambahkan pentingnya perhatian terhadap isu kekerasan terhadap perempuan dan anak, peningkatan kualitas pendidikan, serta penguatan layanan Posyandu.
Ia mengajak seluruh pihak untuk bekerja lintas sektor.
“Kita harus bergerak bersama. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Perempuan harus hadir, dan PKK adalah ujung tombaknya. Semoga dengan semangat ‘Perempuan Berdaya, Indonesia Maju’, kita mampu wujudkan perubahan nyata di daerah,” ujar Halwiah menutup rapat.
Rapat kemudian ditutup dengan penyusunan struktur panitia pengukuhan serta pemberian arahan teknis terkait pelaksanaan kegiatan.
Seluruh pihak yang terlibat diharapkan segera berkoordinasi dan siap bekerja cepat sesuai tugas masing-masing.
Sebagai informasi, acara pengukuhan pengurus TP PKK Kabupaten Sigi akan dilaksanakan pada 15 Mei 2025. Sehari sebelumnya, akan digelar gladi bersih untuk memastikan kesiapan pelaksanaan kegiatan. (Angel)






