Sejarah Desa Peleru dan Terobosan Arman Amrullah

MORUT- Desa Peleru, merupakan salah satu desa di kecamatan Mori Utara kabupaten Morowali Utara (Morut), yang bisa disebut sebagai miniatur Indonesia.

Dibawah kepemimpinan kades Peleru Arman Amrullah, ia menekankan dan selalu mengingatkan akan semboyan hidup saling menghidupkan (Towu Mombe Pawatu) atau hidup saling tolong menolong.

Kades yang berlatar belakang pengusaha ini didorong oleh masyarakat, dan akhirnya ia memilih jalan pengabdian dan rasa cinta akan daerah dengan menjadi kades Peleru.

Desa Peleru dengan jumlah penduduk 1.994 jiwa yang terdiri laki-laki 1.017 jiwa dan perempuan 977 jiwa. Tersebar di RT 01=86 jiwa, RT 02=96 jiwa, RT 03=91 jiwa, RT 04=80 jiwa, RT 05=87 jiwa, RT 06=79 jiwa, RT 07=65 jiwa.

Nama Peleru artinya tempat berlindung atau tempat bernaung. Sebuah makna yang menegaskan bahwa berada di desa Peleru itu aman dan damai.

Seperti harapan Kades Peleru bahwa Pemdes dan semua unsur selalu menjaga komunikasi.

“Kami juga pemerintah Desa bersama Bhabinkantibmas dan babinsa rutin berkomunikasi agar desa Peleru tetap Aman dan Damai,” ujar Kades Arman

Ia sering mengingatkan kepada masyarakatnya tentang persaudaraan.

“Kami sering mengingatkan kepada masyarakt bahwa torang semua basudara,” katanya

Selama menjabat kades Peleru, Arman Amrullah membuat terobosan yang berpihak pada kepentingan masyarakat secara umum bahkan tanpa menggunakan dana desa. 2 tahun memimpin desa dengan penduduk yang beragama Islam dan Kristen tidak berbeda jauh jumlahnya, Arman Amrullah bisa mewujudkan rasa toleransi yang sangat tinggi.

Kades Arman Amrullah bahkan memberikan respek dukungan untuk mengembangkan bakat pada salah satu warganya, Feby Tamuni seorang mahasiswa STT Tentena yang adalah calon pendeta cantik, pencipta lagu Lipu Peleru.

“Yang sudah di laksanakam selama 2 tahun lebih, pengadaan ambulance Desa, pembuatan pagar kantor Desa tanpa menggunakan dana Desa, dan beberapa pekerjaan yang menggunakan dana desa telah di selesaikan yaitu pekerjaan plat Deker, pagar lapangan, jalan tani, pekerjaan jalan lingkungan. Dan tahun ini terfokus untuk ketahanan pangan pembenahan air bersih dan kesiapan untuk menjadi tuan rumah perayaan 17 agustus 2025,”ujarnya

Sejumlah perusahaan yang berada di wilayah desa Peleru ikut berkontribusi dalam desa.

“Yang memberikan bantuan pembangunan pagar kantor Desa, PT. SPN, PT. RAS dan PT. NGL. Untuk pembelian ambulance, PT. SPN, PT. Giat Utama Mandiri dan perlengkapan ambulance di bantu oleh PT. NGL,” ujar Kades Peleru.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *