Kesiapan Festival Danau Lindu Capai 90 Persen, Infrastruktur dan Akses Sudah Siap Sambut Pengunjung

Penjelasan Sekertaris panitia FDL, Anwar, saat menjelaskan persiapan pelaksanaan Festival Danau Lindu (FDL) yang akan digelar pada 18–20 Juli 2025 telah mencapai lebih dari 90 persen. (Foto:Angel/Journalrakyat.com)

JOURNALRAKYAT.COM, SIGI – Persiapan pelaksanaan Festival Danau Lindu (FDL) yang akan digelar pada 18–20 Juli 2025 telah mencapai lebih dari 90 persen.

Sekertaris Panitia FDL, Anwar, memastikan infrastruktur pendukung, akses jalan, jaringan listrik, serta lokasi kegiatan sudah dalam kondisi siap digunakan.

“Insyaallah kesiapan sampai dengan kemarin sudah 90 persen lebih. Hari ini tinggal clearing atau pembersihan ringan saja,” ujar Anwar, saya diwawancarai Journalrakyat.com, di Bora, Rabu (16/7/2025).

Menurutnya, akses jalan menuju lokasi utama di Anca sudah dirabat. Titik-titik rawan longsor yang sempat menghambat perjalanan juga telah dibersihkan. Panitia kini sudah bisa menjangkau kembali wilayah Lindu tanpa kendala berarti.

Di sisi lain, jaringan listrik PLN yang sempat padam akibat longsor juga telah berhasil dipulihkan. PLN turut menyiapkan genset cadangan untuk menjamin kelancaran pelaksanaan seluruh rangkaian acara.

Festival Danau Lindu akan berlangsung selama tiga hari dan menampilkan berbagai kegiatan budaya. Di antaranya karnaval antar desa, pentas seni malam, serta Pasar To Lindu yang menjadi ruang promosi bagi pelaku UMKM lokal. Lima desa di Kecamatan Lindu dijadwalkan berpartisipasi aktif dalam seluruh rangkaian kegiatan.

Tak hanya itu, ritual adat khas Lindu seperti pemasangan sigar, meaju, mempatodui, dan mentimbani juga akan menjadi bagian penting dari pembukaan festival. Prosesi ini bukan hanya penyambutan tamu, tetapi juga bentuk pelestarian tradisi leluhur.

Selain menjadi ajang budaya, festival ini juga menjadi bagian dari upaya pembangunan terpadu di wilayah Lindu. Saat ini, Pemkab Sigi sedang memulai pembukaan lahan sawah baru seluas 210 hektare sebagai bagian dari penguatan ekonomi lokal yang terintegrasi dengan sektor pariwisata.

Anwar menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud dukungan terhadap visi Bupati Sigi, Mohamad Rizal Intjenae, dalam menjadikan Lindu sebagai kawasan yang memadukan budaya, pariwisata, dan pertanian.

“Melalui festival ini, kami ingin memperlihatkan potensi Lindu secara lebih luas. Harapannya, semakin banyak orang mengenal dan datang ke sini, bukan hanya dari Sigi, tapi juga dari daerah lain,” tutup Anwar. (Angel)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *