Cegah Tambang Pasir Ilegal, Pemkab Sigi Siapkan SOP dan Portal Pengawasan

JOURNALRAKYAT.COM,SIGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sigi menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Pengawasan Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB) di Ruang Rapat Bupati Sigi, Desa Bora, Kecamatan Sigi Kota.

Rapat ini dipimpin langsung oleh Bupati Sigi, Mohamad Irwan didampingi Wakil Bupati Sigi, Samuel Yansen Pongi, serta Sekretaris Daerah Kabupaten Sigi, Nuim Hayat, Turut hadir jajaran pemerintah daerah, instansi terkait, dan para pemangku kepentingan di sektor pertambangan.

Bacaan Lainnya

Dalam rakor tersebut, Bupati Sigi menekankan pentingnya pengawasan dan pengelolaan sumber daya mineral bukan logam dan batuan agar tetap berkelanjutan serta memberikan manfaat bagi masyarakat tanpa merusak lingkungan.

Salah satu poin yang disoroti adalah pengangkutan pasir yang telah diolah di stockpile sebelum dikirim ke luar daerah.

“Pengelolaan sumber daya alam harus seimbang antara kepentingan ekonomi dan kelestarian lingkungan. Kami ingin memastikan bahwa aktivitas pertambangan di Kabupaten Sigi berjalan sesuai regulasi yang berlaku. Oleh karena itu, perlu dibuatkan SOP dan portal di wilayah pertambangan untuk mengontrol aktivitas tambang yang ada,” ujar Bupati.

Senada dengan Bupati, Wakil Bupati Sigi menegaskan perlunya koordinasi antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan pelaku usaha pertambangan guna mencegah eksploitasi berlebihan serta aktivitas ilegal.

“Kami ingin memastikan bahwa seluruh aktivitas pertambangan di Kabupaten Sigi memiliki izin resmi dan tidak merugikan masyarakat sekitar. Selain itu, kami menekankan agar hasil pertambangan yang diangkut bukan lagi berupa pasir basah, tetapi pasir kering yang telah diolah di stockpile terlebih dahulu,” jelasnya.

Rakor ini menghasilkan sejumlah rekomendasi strategis, di antaranya peningkatan pengawasan lapangan melalui pembuatan portal, penertiban izin usaha pertambangan, serta pemberdayaan masyarakat dalam pengelolaan sumber daya alam secara berkelanjutan.

Pemkab Sigi menegaskan komitmennya untuk memperkuat sinergi dengan berbagai pihak demi memastikan pengelolaan sumber daya alam yang bertanggung jawab dan memberikan manfaat maksimal bagi daerah.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *