Bupati Sigi Dorong Pakagali Pakagaya Ngata Jadi Gerakan Bersama hingga Desa

Pegawai lingkup Pemkab Sigi bergotong royong dalam Gerakan Pakagali Pakagaya Ngata di halaman Kantor Bupati Sigi, Kamis (17/9/2026). FOTO: DISKOMINFO SIGI

JOURNALRAKYAT.COM, SIGI – Gerakan kebersihan di Kabupaten Sigi mulai didorong menjadi gerakan bersama. Bupati Sigi Mohamad Rizal Intjenae menginstruksikan seluruh camat dan kepala desa menggencarkan Gerakan Pakagali Pakagaya Ngata di wilayah masing-masing.

Instruksi itu disampaikan seiring pelaksanaan Gerakan Pakagali Pakagaya Ngata di Kawasan Perkantoran Bora, Kamis (17/9/2026). Gerakan tersebut tidak hanya menyasar lingkungan masyarakat desa, tetapi juga aparatur Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sigi.

Bacaan Lainnya

Di halaman Kantor Bupati Sigi, seluruh organisasi perangkat daerah (OPD), bagian di lingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten Sigi, serta instansi yang berkantor di kawasan tersebut turun langsung melakukan gotong royong.

Kegiatan difokuskan pada pembersihan lingkungan, merapikan fasilitas perkantoran, serta menjaga kebersihan ruang terbuka di sekitar kawasan pemerintahan.

Bagi Pemkab Sigi, keterlibatan aparatur dalam gerakan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun kebiasaan menjaga lingkungan yang dimulai dari lingkungan pemerintahan.

Rizal meminta gerakan serupa tidak berhenti di kawasan perkantoran. Camat dan kepala desa diminta menggerakkannya secara berkelanjutan di wilayah masing-masing dengan melibatkan masyarakat.

Sejumlah wilayah bahkan telah lebih dulu melaksanakan Gerakan Pakagali Pakagaya Ngata. Di antaranya Kecamatan Dolo Selatan, Tanambulava dan Sigi Kota.

Sementara di tingkat desa, gerakan tersebut telah dilaksanakan di Desa Sigimpu, Watunonju, Maku dan Sidera.

Khusus Desa Maku, Kecamatan Dolo, masyarakat juga melaksanakan Gerakan Pakagali Pakagaya Ngata pada hari yang sama.

Pelaksanaan secara bersama-sama tersebut diharapkan tidak sekadar menghasilkan lingkungan yang bersih dan tertata, tetapi juga menumbuhkan kesadaran kolektif bahwa menjaga kebersihan merupakan tanggung jawab bersama.

Pemkab Sigi mendorong gerakan ini terus dilakukan sehingga budaya gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan dapat tumbuh dari lingkungan pemerintahan hingga ke tingkat desa dan masyarakat. (***)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *