JOURNALRAKYAT.COM, SIGI – Pemerintah Daerah Kabupaten Sigi menegaskan komitmennya dalam memperkuat sektor pertanian dan ketahanan pangan melalui sinergi strategis bersama Tentara Nasional Indonesia (TNI), khususnya Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XIII/Palaka Wira, Mayjen TNI Jonathan Binsar Parluhutan Sianipar.
Penegasan ini disampaikan menyusul beredarnya potongan video vlog dari akun pribadi Bupati Sigi, Mohamad Rizal Intjenae, yang kemudian disalahartikan di media sosial.
Dalam salah satu grup Facebook, video tersebut memunculkan narasi keliru seolah-olah Bupati Sigi “melapor secara personal” kepada Pangdam XIII/Palaka Wira.
Menanggapi hal itu, Dinas Tanaman Hortikultura dan Perkebunan (Distanhorbun) Kabupaten Sigi meluruskan bahwa komunikasi antara Bupati Sigi dan Pangdam XIII/Palaka Wira merupakan bagian dari kerja sama resmi kelembagaan, bukan hubungan personal, dalam rangka mendukung agenda strategis nasional di bidang pertanian.
Kepala Distanhorbun Kabupaten Sigi melalui Sekretaris, Benny Bodje, menjelaskan bahwa sinergi tersebut berkaitan dengan rencana pelaksanaan Panen Raya di wilayah Kabupaten Sigi sebagai bentuk dukungan terhadap program Asta Cita Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, khususnya pada penguatan ketahanan pangan nasional.
“Pemerintah Daerah Kabupaten Sigi menjalin kerja sama dengan Pangdam XIII/Palaka Wira dalam pelaksanaan panen raya. Ini merupakan bentuk kolaborasi resmi antara pemerintah daerah dan TNI untuk meningkatkan produksi pertanian serta kesejahteraan petani,” tegas Benny di Sigi, Senin siang (19/1/2026).
Ia menjelaskan, panen raya direncanakan akan digelar sebelum bulan suci Ramadan di dua sentra pertanian utama. Pertama, di Desa Sibalaya Utara, Kecamatan Tanambulava, dengan luas lahan panen mencapai 238 hektare. Kedua, di Desa Pakuli, Kecamatan Gumbasa, dengan luas lahan panen sekitar 316 hektare. Dengan demikian, total luasan panen mencapai 554 hektare yang menjadi salah satu capaian signifikan sektor pertanian di Kabupaten Sigi.
Menurut Benny, keterlibatan TNI dalam sektor pertanian bukanlah hal baru, melainkan bagian dari upaya bersama dalam menjaga stabilitas pangan, memperkuat pendampingan kepada petani, serta memastikan ketersediaan bahan pangan bagi masyarakat.
“Kolaborasi ini diharapkan mampu meningkatkan hasil produksi pertanian, memperkuat ketahanan pangan daerah, sekaligus membangun kerja sama berkelanjutan antara Pemda Sigi dan TNI demi pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.
Pemerintah Kabupaten Sigi juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh potongan informasi dan narasi menyesatkan di media sosial. Masyarakat diharapkan dapat melihat kebijakan secara utuh sebagai bagian dari upaya nyata pemerintah daerah dalam membangun sektor pertanian yang menjadi tulang punggung perekonomian Kabupaten Sigi. (*)






