JOURNALRAKYAT.COM, SIGI — Polres Sigi mulai menggeser pendekatan dalam menjaga keamanan wilayah. Tidak lagi sekadar menunggu laporan, tetapi dituntut lebih cepat membaca potensi gangguan sejak dini.
Hal itu ditegaskan Kapolres Sigi AKBP Kari Amsah Ritonga saat memimpin Gelar Operasional (GO) Bulanan Triwulan I 2026 di Aula Simpotowe, Kamis (2/4/2026).
Menurutnya, tantangan kamtibmas saat ini semakin kompleks dan membutuhkan pola kerja yang lebih adaptif. Evaluasi kinerja selama tiga bulan terakhir, kata dia, harus menjadi pijakan untuk memperbaiki strategi ke depan.
“Gelar operasional ini bukan hanya melihat apa yang sudah dilakukan, tapi bagaimana kita memastikan langkah ke depan lebih terarah dan mampu menjawab situasi dengan cepat dan tepat,” ujarnya.
Ia menilai, kepercayaan masyarakat menjadi faktor utama dalam keberhasilan tugas kepolisian. Karena itu, pendekatan humanis melalui pembinaan dan penyuluhan (binluh) perlu diperkuat agar kehadiran polisi benar-benar dirasakan.
Selain itu, deteksi dini terhadap potensi gangguan juga menjadi perhatian serius. Setiap personel diminta lebih peka terhadap kondisi sosial di wilayah masing-masing, sehingga potensi konflik bisa dicegah sebelum berkembang.
Polres Sigi juga akan meningkatkan patroli rutin di sejumlah titik rawan sebagai langkah konkret menjaga stabilitas keamanan.
Upaya ini diharapkan tidak hanya menjaga situasi tetap kondusif, tetapi juga memperkuat hubungan antara polisi dan masyarakat dalam jangka panjang. (***)






