JOURNALRAKYAT.COM, MORUT – Peningkatan kualitas pendidikan tidak hanya bergantung pada fasilitas sekolah, tetapi juga kemampuan tenaga pendidik dalam mengembangkan pengetahuan dan keterampilan mengajar. Hal inilah yang menjadi perhatian PT Trinusa Dharma Utama (TDU) melalui program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM).
Perusahaan tersebut menggelar kegiatan peningkatan kapasitas tenaga pendidik di Aula Penginapan Nayla, Kolonodale, Kabupaten Morowali Utara, Kamis (24/9/2026).
Kegiatan yang berlangsung pukul 08.00 hingga 17.00 WITA itu diikuti tenaga pendidik dari sejumlah satuan pendidikan, di antaranya SD Negeri Lambolo, SD Inpres Ganda-Ganda, TK/PAUD, serta pondok pesantren.
Program ini diarahkan untuk memperkuat pengetahuan dan keterampilan para tenaga pendidik agar dapat diterapkan dalam aktivitas pembelajaran di lingkungan sekolah masing-masing.
Pelaksanaan kegiatan dibagi dalam dua sesi. Pada sesi pertama, peserta mendapatkan materi dari dua narasumber, yakni Dr. Husnul Hatimah, SE., MSA., AK., CA dan Dr. Besse Nirmala, MPD.
Selanjutnya, sesi kedua difokuskan pada praktik untuk memberikan kesempatan kepada peserta mengimplementasikan materi yang telah diperoleh.
Pendekatan tersebut diharapkan membuat kegiatan tidak berhenti pada penyampaian teori, tetapi memberikan bekal keterampilan yang dapat digunakan langsung oleh tenaga pendidik dalam menjalankan tugasnya.
Kegiatan ini turut dihadiri Ketua PGRI Morowali Utara, Lorince O. Usuman, S.Pd., M.Pd., serta dibuka oleh perwakilan Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Morowali Utara.
Kehadiran pemerintah daerah dan organisasi profesi pendidikan menjadi bagian dari kolaborasi untuk mendukung peningkatan kapasitas tenaga pendidik di wilayah sekitar operasional perusahaan.
Humas PT TDU, Mario Agung Ranu, mengatakan peningkatan kapasitas tenaga pendidik merupakan salah satu bentuk perhatian perusahaan terhadap pengembangan kualitas sumber daya manusia melalui program PPM.
“PPM bagi kami bukan hanya tentang pembangunan fisik atau pemberian bantuan, tetapi juga bagaimana perusahaan dapat berkontribusi terhadap peningkatan kapasitas masyarakat. Pendidikan menjadi salah satu ruang penting karena guru memiliki peran dalam membentuk kualitas generasi ke depan,” ujar Mario.
Menurutnya, kegiatan tersebut dirancang agar peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan secara teoritis, tetapi juga mendapatkan kesempatan untuk mempraktikkan materi yang diberikan.
Dengan begitu, pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh diharapkan dapat diterapkan dalam kegiatan pembelajaran serta memberikan manfaat bagi peserta didik.
Sementara itu, Direktur Operasional PT TDU, Ilham Erlangga, menyebut peningkatan kapasitas tenaga pendidik sebagai investasi penting dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia di wilayah sekitar operasional perusahaan.
“Kami melihat pendidikan sebagai salah satu fondasi penting dalam membangun sumber daya manusia. Karena itu, melalui program PPM ini kami ingin memberikan ruang bagi para tenaga pendidik untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilannya, sehingga manfaat dari kegiatan tidak hanya dirasakan oleh peserta, tetapi juga dapat diteruskan kepada para siswa,” kata Ilham.
Ia menambahkan, kolaborasi dengan para pemangku kepentingan di bidang pendidikan menjadi bagian penting untuk memastikan program yang dijalankan sesuai dengan kebutuhan di lapangan.
Kepala Teknik Tambang (KTT) PT TDU, Agus Suheli, juga berharap kegiatan peningkatan kapasitas tersebut dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung kualitas pendidikan.
“Kami berharap kegiatan ini tidak berhenti pada satu hari pelaksanaan. Pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh diharapkan dapat diterapkan oleh para tenaga pendidik di lingkungan masing-masing dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi peserta didik,” ungkap Agus.
Melalui program PPM ini, PT TDU berupaya mendorong pengembangan sumber daya manusia melalui sektor pendidikan, sekaligus memperkuat kolaborasi dengan pemangku kepentingan di daerah.
Peningkatan kapasitas tenaga pendidik diharapkan menjadi salah satu langkah untuk memperluas manfaat program perusahaan bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional, terutama dalam mendukung proses pembelajaran dan pengembangan kualitas generasi mendatang. (*)






