Tri Tawarkan Jaringan Luas dan Anti-Scam, Indosat Mantapkan Layanan di Palu

Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat infrastruktur jaringan digital di Sulawesi Tengah. (Foto:Journalrakyat.com)

JOURNALRAKYAT.COM, PALU – Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat infrastruktur jaringan digital di Sulawesi Tengah.

Melalui brand Tri, IOH menghadirkan layanan yang lebih luas dan berkualitas demi memastikan masyarakat bisa menikmati pengalaman digital terbaik. Saat ini, khusus untuk Kota Palu, cakupan jaringan Tri telah menjangkau hingga 95 persen populasi dengan target terus memperluas jaringan hingga mencapai 100%.

SMV Head of Regional Sulawesi IOH, Beni Iskandar, menjelaskan bahwa misi besar perusahaan adalah menghubungkan sekaligus memberdayakan masyarakat Indonesia melalui akses digital yang merata.

“Ide dan tujuan kami adalah memastikan masyarakat tetap terhubung serta dapat merasakan pengalaman digital kelas dunia dengan menggunakan kartu Tri,” ungkapnya.

Menurut Beni, perkembangan teknologi digital telah menjadikan telepon genggam sebagai kebutuhan utama masyarakat. Hampir semua aktivitas kini dapat dilakukan lewat ponsel pintar, mulai dari pembayaran menggunakan QRIS, tarik tunai di ATM tanpa kartu, hingga memesan makanan secara online.

“Bahkan banyak orang lebih rela ketinggalan dompet daripada handphone, karena hampir semua kegiatan bisa dilakukan lewat perangkat itu. Semua ini tentu bergantung pada ketersediaan paket data dan jaringan yang stabil, itulah mengapa Tri hadir,” tambahnya.

Data IOH mencatat tingkat penetrasi internet di Sulawesi Tengah telah mencapai 60,47 persen. Pencapaian ini menjadi dorongan bagi perusahaan untuk terus memperluas jangkauan jaringan sekaligus mempercepat inklusi digital di wilayah tersebut.

Sejak tahun 2022 hingga 2025, cakupan jaringan Tri di Sulawesi Tengah tumbuh signifikan sebesar 101 persen. Dari sisi infrastruktur, pembangunan Base Transceiver Station (BTS) juga meningkat tajam, yakni 155 persen.

“Pada 2022, jumlah BTS kami hanya 291 unit. Kini pada 2025 sudah mencapai 744 BTS, dan jumlah ini masih akan bertambah. Tahun 2026 kami merencanakan pembangunan ratusan BTS baru untuk menjangkau lebih banyak wilayah,” jelas Beni.

Selain memperluas jangkauan, IOH juga menghadirkan inovasi teknologi berbasis kecerdasan buatan (AI). Salah satunya adalah Tri AI Anti Scam & Spam, fitur yang mampu mendeteksi serta memberi peringatan saat pelanggan menerima panggilan dari nomor tak dikenal yang berpotensi penipuan.

“Kami tidak hanya fokus membangun jaringan, tetapi juga teknologi yang bermanfaat bagi pelanggan. Misalnya, ketika internet pelanggan melambat, sistem berbasis AI kami segera mendeteksi dan memberi notifikasi untuk segera diperbaiki. Dengan cara ini, kualitas jaringan Tri bisa terus terjaga,” tutur Beni.

Ia menambahkan, komitmen IOH tidak berhenti sampai di sini. Perusahaan terus menyasar titik-titik vital seperti rumah sakit, hotel, bandara, hingga pusat perbelanjaan agar masyarakat dapat menikmati layanan internet cepat dan hemat.

“Di Sulawesi Tengah, jangan lagi ragu menggunakan kartu Tri. Jaringannya luas, sinyalnya stabil, harganya terjangkau, dan yang terpenting dapat mendukung masyarakat dalam menjalani kehidupan digital di mana saja,” pungkas Beni. (Ngel)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *