Wabup Sigi Bahas Kerja Sama Carbon Trade 2026 Bersama Fakultas Kehutanan UGM

Wakil Bupati Sigi, Samuel Yansen Pongi, mengenakan batik merah saat menghadiri rapat koordinasi bersama Wakil Rektor dan Dekan Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM) di Yogyakarta, Rabu (11/3), membahas peluang kerja sama penyusunan proposal Carbon Trade Tahun 2026. (Foto/Ist)

JOURNALRAKYAT.COM, SIGI – Wakil Bupati Sigi, Samuel Yansen Pongi, menghadiri rapat koordinasi terkait peluang kerja sama dalam penyusunan dokumen proposal Carbon Trade Tahun 2026 bersama pihak Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM), di Yogyakarta, Rabu (11/3/2026).

Pertemuan tersebut membahas peluang kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Sigi dengan kalangan akademisi dalam penyusunan dokumen carbon trade sebagai bagian dari upaya mendukung pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.

Bacaan Lainnya

Dalam pertemuan itu, Wakil Bupati Sigi didampingi oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sigi serta Kepala Bidang dari Balai Taman Nasional Lore Lindu. Kehadiran mereka untuk memperkuat koordinasi terkait potensi kawasan hutan di wilayah Kabupaten Sigi yang dapat dikelola melalui skema perdagangan karbon.

Rapat ini juga dihadiri Wakil Rektor dan Dekan Fakultas Kehutanan UGM bersama sejumlah akademisi yang memiliki keahlian di bidang kehutanan dan lingkungan. Diskusi berlangsung dengan membahas aspek teknis penyusunan proposal, potensi kawasan, serta langkah-langkah yang perlu disiapkan untuk mengembangkan program carbon trade di daerah.

Wakil Bupati Sigi, Samuel Yansen Pongi, mengatakan kerja sama dengan kalangan akademisi menjadi langkah penting untuk memastikan program carbon trade dapat disusun secara matang dan memberikan manfaat bagi daerah.

“Melalui kolaborasi ini, kami berharap potensi hutan di Kabupaten Sigi dapat dikelola secara berkelanjutan sekaligus memberikan nilai ekonomi bagi daerah dan masyarakat,” ujarnya.

Program carbon trade sendiri merupakan salah satu instrumen yang mendorong upaya pengurangan emisi karbon melalui pengelolaan hutan dan lingkungan secara berkelanjutan. Melalui skema ini, daerah yang memiliki kawasan hutan luas berpotensi memperoleh manfaat ekonomi sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.

Pemerintah Kabupaten Sigi berharap kerja sama ini dapat menjadi langkah awal dalam mengoptimalkan potensi sumber daya alam yang dimiliki daerah, sekaligus memperkuat komitmen terhadap pembangunan berkelanjutan dan perlindungan lingkungan di wilayah Kabupaten Sigi. (***)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *