Bupati Sigi Tekankan Penanganan Stunting Harus Berujung pada Perubahan Nyata

Bupati Sigi Mohamad Rizal Intjenae saat menghadiri ramah tamah dan menyampaikan pesan terkait penanganan stunting serta peningkatan pelayanan publik di Kabupaten Sigi. (Foto/ist)

JOURNALRAKYAT.COM, SIGI –  Pemerintah Kabupaten Sigi diminta tidak hanya mengejar angka dalam penanganan stunting, tetapi memastikan setiap anak mendapatkan pelayanan yang dibutuhkan.

Bupati Sigi Mohamad Rizal Intjenae menegaskan, keberhasilan pembangunan harus terlihat dari perubahan yang dirasakan langsung masyarakat.

Bacaan Lainnya

Rizal meminta pemerintah desa segera menyelesaikan berbagai persoalan yang masih ditemukan di lapangan, termasuk memastikan masyarakat yang belum memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK) maupun Kartu Tanda Penduduk (KTP) dapat terdata dan memperoleh pelayanan administrasi kependudukan.

Menurutnya, persoalan administrasi kependudukan berkaitan erat dengan akses masyarakat terhadap berbagai pelayanan pemerintah. Karena itu, pemerintah desa diminta aktif memastikan tidak ada warga yang luput dari pendataan.

Dalam penanganan stunting, Rizal menekankan agar pemerintah tidak hanya melihat keberhasilan dari penurunan persentase atau jumlah kasus.

“Penurunan stunting jangan hanya berorientasi pada angka. Setiap anak harus dipastikan terdata, mendapatkan pelayanan, tumbuh sehat dan memiliki masa depan yang lebih baik,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan seluruh jajaran pemerintah agar momentum kemerdekaan diisi dengan kerja nyata dan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Pemerintah harus hadir dengan hasil, bukan hanya dengan rencana,” tegas Rizal.

Menurutnya, program dan target yang telah disusun pemerintah harus dapat dipertanggungjawabkan melalui capaian yang jelas. Hal itu juga tercermin dalam pameran program dan target capaian Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tahun 2025–2026 yang menjadi bagian dari rangkaian kegiatan.

Rizal mengatakan, pameran tersebut bukan sekadar menampilkan program pemerintah, tetapi menjadi bentuk pertanggungjawaban kepada masyarakat. Setiap capaian harus dapat dijelaskan, sedangkan kekurangan harus menjadi bahan evaluasi untuk melakukan perbaikan.

Pada kesempatan yang sama, Pemerintah Kabupaten Sigi memberikan penghargaan kepada kader Posyandu teladan sebagai bentuk apresiasi atas peran mereka dalam mendukung pelayanan kesehatan masyarakat.

Dua kader yang menerima penghargaan yakni Damaris Marice, kader Posyandu Anggrek Desa Gimpu, Kecamatan Kulawi Selatan, serta Reni, kader Posyandu Seroja Desa Kotarindau, Kecamatan Dolo.

Acara ramah tamah tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda Kabupaten Sigi, Ketua DPRD Sigi, Sekretaris Daerah, Ketua dan Wakil Ketua TP PKK, para kepala OPD, camat, kepala desa, kader Posyandu, organisasi perempuan, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, serta Paskibraka Kabupaten Sigi tahun 2026 bersama orang tua dan wali.

Rizal juga memberikan apresiasi kepada anggota Paskibraka Kabupaten Sigi yang telah menjalankan tugas dengan disiplin dan penuh semangat dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. (***)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *