JOURNALRAKYAT.COM, SIGI – Senyum bahagia tak henti terpancar dari wajah dua putri terbaik Kabupaten Sigi, Syifa Salsabillah dan Angra Deilila, saat prosesi acara pengukuhan di Gedung Kesenian RTH Taman Taiganja, Jumat (16/8/2025) malam.
Bukan tanpa alasan, keduanya mendapat kehormatan besar pada upacara peringatan HUT RI ke-80 pada Minggu (17/8/2025) mendatang.
Syifa terpilih sebagai pembawa baki Sang Saka Merah Putih pada upacara pengibaran bendera di Kantor Bupati Sigi, sementara Angra mendapat amanah sebagai pembawa baki pada upacara penurunan bendera di sore harinya.
“Tugas ini tidak main-main, karena membawa dan menurunkan bendera berarti menjaga kehormatan negara,” ujar Syifa, siswi SMA Negeri 2 Sigi kelahiran 18 November 2008.
Syifa mengaku bergabung dengan Paskibraka adalah cita-cita yang ia idamkan sejak kecil.
“Biasa kalau pulang sekolah lihat kakak-kakak senior naik bus Paskibraka, saya punya motivasi untuk bisa seperti mereka. Alhamdulillah sekarang terwujud,” tuturnya.
Ia berharap penugasan nanti berjalan lancar dan sukses.
“Semoga semua Paskibraka Sigi bisa melaksanakan tugas dengan baik,” tambahnya.
Sama seperti Syifa, Angra juga memendam rasa bangga atas amanah yang ia emban.
Siswi SMA Negeri 1 Sigi kelahiran 11 Juli 2009 ini mengatakan, menjadi pembawa baki sore adalah kepercayaan yang sangat berharga dari para pelatih.
“Perasaan saya sangat senang karena bisa dipercaya untuk mengembalikan bendera bersama Bupati, memastikan tidak ada cacat sejak dikibarkan pagi hingga dikembalikan sore,” ungkap Angra.
Baik Syifa maupun Angra sama-sama merasakan suka duka selama latihan.
Keduanya senang bisa berkenalan dengan teman-teman dari berbagai sekolah dan kecamatan di Sigi, meski di awal sempat ada perbedaan pendapat saat latihan.
“Besar harapan kami nanti di hari H semua bisa satu pikiran dan kompak sampai selesai tugas,” kata Angra.
Sementara itu, Komandan Latihan Paskibraka Kabupaten Sigi 2025, Taufik Rahman, memastikan persiapan pasukan sudah mencapai 100 persen.
Ia optimistis Paskibraka Sigi akan menjalankan tugas dengan baik dan penuh tanggung jawab.
Tahun ini, Paskibraka Sigi berjumlah 42 anggota yang terbagi dalam pasukan 17, pasukan 8, dan pasukan 45. Tim pengibaran pagi diberi nama Tim Nusa, sementara tim penurunan bendera sore bernama Tim Bangsa.
“Pemilihan pembawa baki dilakukan melalui tes evaluasi dan penilaian kecakapan. Syifa ditunjuk sebagai pembawa baki pagi dan Angra sebagai pembawa baki sore. Kami berharap mereka dan seluruh Paskibraka Sigi dapat melaksanakan tugas secara sempurna,” ujarnya.
Taufik juga berpesan agar seluruh anggota Paskibraka menjaga kekompakan dan fokus hingga akhir penugasan.
“Saya berharap setiap langkah yang mereka ambil di lapangan nanti mencerminkan kedisiplinan, rasa hormat pada bendera, dan kebanggaan sebagai putra-putri terbaik Sigi,” pungkasnya. (*)






