JOURNALRAKYAT.COM, MOROWALI – Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan berbagai pihak termasuk TNI dalam mendukung pembangunan di berbagai wilayah.
Harapan tersebut disampaikan Kasad saat menutup program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-123 di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, pada Kamis (20/3/2024).
Kasad menyoroti peran strategis pemerintah daerah dalam mendukung TMMD, baik dari segi kebijakan maupun pendanaan.
Ia mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Morowali yang telah mengalokasikan anggaran besar untuk mendukung program ini.
“Kami melihat bahwa keterlibatan pemerintah daerah dalam TMMD sangat krusial. Di Morowali, misalnya, pemda telah mengalokasikan dana cukup besar sekitar Rp10 M , dan hasilnya bisa langsung dirasakan oleh masyarakat. Ini bisa menjadi contoh bagi daerah lain agar lebih aktif dalam program pembangunan berbasis kolaborasi,” ujar Kasad.
Kasad menekankan bahwa TMMD bukan sekadar program pembangunan fisik, melainkan juga strategi pemerataan pembangunan yang melibatkan berbagai sektor.
Ia berharap pemerintah daerah menjadikan TMMD sebagai bagian dari perencanaan pembangunan daerah, baik melalui program karya bakti maupun inisiatif lain yang melibatkan masyarakat secara langsung.
“Kami bersyukur melihat komitmen pemda dalam meningkatkan program TMMD. Dengan kerja sama yang baik, kita bisa lebih fleksibel dalam pendanaan dan perencanaan program sesuai kebutuhan masyarakat,” tambahnya.
Lebih lanjut, Kasad mendorong peningkatan cakupan TMMD agar manfaatnya semakin luas.
Ia meminta pemerintah daerah lebih aktif dalam mengidentifikasi kebutuhan masyarakat agar pembangunan yang dilakukan benar-benar tepat sasaran.
“Kita akan terus mengevaluasi dan mencari cara agar TMMD lebih efektif dan menjangkau lebih banyak daerah. Jika pemerintah daerah bisa berkontribusi lebih besar, kita bisa menghasilkan program pembangunan yang lebih berdampak,” katanya.
Selain pembangunan infrastruktur seperti jalan dan fasilitas umum, TMMD di Morowali juga mencakup program ketahanan pangan, termasuk pembukaan lahan pertanian dan pembangunan kandang ayam petelur.
Kasad berharap program ini diperkuat di daerah lain agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
“TMMD bukan hanya soal membangun jalan atau jembatan, tetapi juga menciptakan solusi bagi ketahanan pangan dan kesejahteraan warga. Ke depan, kami ingin program ini semakin berkembang dengan dukungan lebih besar dari pemerintah daerah,” jelasnya.
Kasad mengatakan, sejumlah pemerintah daerah termasuk Gubernur Sulawesi Tengah dan Bupati Morowali, telah menyampaikan komitmen untuk terus meningkatkan program TMMD dan karya bakti.
Hal ini juga diikuti oleh beberapa provinsi lain yang melihat TMMD sebagai program strategis untuk pembangunan daerah.
“Apa yang dilakukan Pemda Morowali bisa menjadi bahan evaluasi bagi daerah lain. Kita ingin memastikan bahwa setiap daerah berkontribusi lebih banyak dalam membangun wilayahnya, tentunya dengan dukungan dari berbagai pihak, termasuk TNI,” tutup Kasad. (Angel)






