Bupati Sigi Tekankan Integritas dan Kompetensi Pejabat Lewat Uji Jobfit

Bupati Sigi Mohamad Rizal Intjenae menegaskan pentingnya integritas, kapasitas, serta keselarasan visi pembangunan dalam pelaksanaan uji kompetensi (jobfit) bagi pejabat pimpinan tinggi pratama (PPTP) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sigi. (Foto:Angel/Journalrakyat.com)

JOURNALRAKYAT.COM, SIGI – Bupati Sigi Mohamad Rizal Intjenae menegaskan pentingnya integritas, kapasitas, serta keselarasan visi pembangunan dalam pelaksanaan uji kompetensi (jobfit) bagi pejabat pimpinan tinggi pratama (PPTP) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sigi.

Kegiatan ini berlangsung selama empat hari, 7–10 Juli 2025, di Hotel Best Western Plus Coco Palu, Jalan Basuki Rahmat, Palu Selatan.

Bacaan Lainnya

Sebanyak 36 pimpinan perangkat daerah mengikuti uji kompetensi yang menjadi bagian dari sistem merit dalam manajemen aparatur sipil negara (ASN).

Menurut Bupati Rizal, jobfit kali ini bukan sekadar prosedur administratif, melainkan momen strategis untuk refleksi dan evaluasi terhadap kualitas kepemimpinan birokrasi di Kabupaten Sigi.

“Uji kompetensi ini adalah sarana penting untuk memastikan bahwa para pejabat yang memegang amanah jabatan benar-benar memiliki kompetensi manajerial, teknis, dan sosial-kultural yang dibutuhkan dalam menjalankan tugas pemerintahan secara efektif, adaptif, dan akuntabel,” tegasnya.

Bupati Rizal juga meminta seluruh pejabat memahami dengan utuh arah pembangunan daerah sebagaimana tertuang dalam visi Kabupaten Sigi “Kabupaten Sigi yang maju, berkelanjutan, dan berbasis pada pertanian serta pariwisata.”

“Visi ini bukan sekadar slogan, melainkan kompas yang harus menuntun seluruh kebijakan dan program pembangunan. Setiap pejabat harus mampu menerjemahkan visi ini ke dalam strategi dan kinerja yang berdampak nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Bupati Rizal juga menguraikan arah pembangunan yang selama ini diusung pemerintahannya. Ia menyebut bahwa pembangunan infrastruktur yang kuat, pelestarian lingkungan, serta penguatan mitigasi bencana menjadi fondasi penting.

Di saat yang sama, pengembangan sumber daya manusia yang kompeten dan berdaya saing terus diupayakan melalui berbagai pelatihan dan peningkatan akses pendidikan serta kesehatan.

Sektor pertanian dan pariwisata, sebagai basis ekonomi lokal, turut menjadi perhatian utama. Pemerintah daerah telah mendorong penguatan ekonomi masyarakat dengan menyediakan sarana produksi pertanian, memperkuat peran UMKM, serta memperluas akses pasar dan infrastruktur pendukung seperti pasar induk dan rumah potong hewan.

Dalam bidang sosial, Bupati menekankan pentingnya jaminan perlindungan dan kesejahteraan bagi kelompok rentan. Program-program seperti asuransi petani dan peternak, perlindungan tenaga honorer, serta penguatan lembaga adat menjadi bagian dari strategi pembangunan yang inklusif.

Bupati Rizal juga mendorong digitalisasi dalam tata kelola pemerintahan dan pengembangan UMKM, sekaligus memperluas pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan efisiensi layanan publik.

Ia turut menyinggung pentingnya harmoni sosial dan partisipasi aktif masyarakat dalam proses pembangunan, termasuk melalui program-program keagamaan dan pelibatan komunitas.

“Setiap pejabat harus menjadikan visi dan misi pembangunan daerah ini sebagai pedoman kerja. Indikator keberhasilan bukan hanya soal angka, tetapi sejauh mana program dan kebijakan kita memberi dampak nyata bagi masyarakat,” ujar Rizal.

Dengan pelaksanaan jobfit ini, ia berharap pejabat yang terpilih nantinya mampu menjadi motor penggerak pembangunan yang lebih berkualitas, transparan, dan berorientasi pada pelayanan publik yang berkeadilan. (Angel)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *