Telkom Witel Sulbagteng Perkuat Literasi Digital UMKM Lewat Pelatihan Manajemen Krisis Online

Telkom Witel Sulawesi Bagian Tengah (Sulbagteng) melalui Rumah BUMN kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong daya saing usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). (Foto/Ist)

JOURNALRAKYAT.COM, PALU – Telkom Witel Sulawesi Bagian Tengah (Sulbagteng) melalui Rumah BUMN kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong daya saing usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Upaya ini diwujudkan melalui pelatihan bertema “Tetap Tenang Saat Badai: Cara Menangani Komentar Negatif dan Krisis Online” yang digelar pada Jumat (7/11) di Ruang Pelatihan Telkom lantai 1 Gedung Witel Sulbagteng, Palu.

Pelatihan ini dihadirkan untuk menjawab tantangan yang dihadapi UMKM dalam membangun dan menjaga reputasi usaha di era digital, ketika komentar pelanggan, ulasan publik, dan dinamika media sosial bergerak sangat cepat.

Manager Shared Service & General Support Telkom Witel Sulbagteng, David Victor, dalam sambutannya menekankan bahwa keberadaan UMKM di ruang digital harus dibarengi kemampuan komunikasi yang memadai.

“Kemampuan berkomunikasi secara efektif di dunia digital menjadi bagian penting dalam menjaga kepercayaan dan reputasi usaha,” ujarnya di hadapan peserta.

Kegiatan ini menghadirkan Dyah Fitria Kartika Sari, S.I.Kom., M.I.Kom., Dosen Ilmu Komunikasi Universitas Tadulako, sebagai pemateri utama. Dalam materi berjudul “Komunikasi Krisis UMKM: Cara Menangani Komentar Negatif dan Krisis Online”.

Dyah menjelaskan bahwa UMKM adalah kelompok yang paling rentan terhadap krisis reputasi karena keterbatasan sumber daya, baik dalam hal tenaga, waktu, maupun kemampuan teknis.

Ia menguraikan strategi penting dalam merespons komentar negatif, di antaranya:

– memberikan tanggapan cepat, terbuka, dan sopan;

– menyampaikan solusi konkret berdasarkan kondisi yang sebenarnya;

– mengedepankan empati dalam menghadapi keluhan;

– menghindari penghapusan komentar publik karena dapat memperburuk persepsi pelanggan.

Menurut Dyah, strategi komunikasi yang baik tidak hanya memadamkan potensi krisis, tetapi juga dapat mengubah keluhan menjadi peluang perbaikan.

Ia turut menegaskan pentingnya memanfaatkan berbagai kanal digital, termasuk Instagram, X, dan Google My Business, untuk memonitor percakapan publik serta menangkap umpan balik pelanggan secara real-time.

Melalui pelatihan ini, Telkom Witel Sulbagteng dan Rumah BUMN berharap para pelaku UMKM makin percaya diri dalam mengelola interaksi digital.

Selain itu, pelatihan ini diharapkan menjadi bekal bagi UMKM untuk memperkuat ketahanan usaha, membangun citra positif, dan menjaga kepercayaan pelanggan di tengah persaingan yang semakin terbuka.

Inisiatif ini menjadi bagian dari rangkaian dukungan Telkom terhadap pemberdayaan UMKM di Sulawesi Tengah agar mampu berkembang dan bertahan dalam iklim bisnis digital yang semakin menuntut ketepatan komunikasi dan kecepatan respons. (*)

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *